Podcast ini IELTSnya mungkin di bawah 6.0 tapi saling mengerti dan diskusinya enak. Ini tuh gambaran kenyataan penggunaan bahasa inggris sehari-hari. Jadi kalau ada yang grammar nazi di kehidupan sehari-hari. Getok aja. Hahaha
🗣️ Pape Thiaw (pelatih Senegal) tentang alasannya tetap melaksanakan sholat Jumat bersama skuad Senegal di Islamic Center, New Jersey meski ada peringatan badai dan diminta untuk tetap di hotel dari otoritas setempat.
"Apakah ada hal yang lebih penting daripada shalat? Anda takut angin, tetapi kami takut kepada Tuhan yang menciptakan angin,"
"Kami datang ke sini untuk bertanding sepak bola, tapi kami tidak boleh lupa untuk menyembah Tuhan."
"Bahkan jika seandainya hari ini kami bermain di final, kami tetap akan pergi salat Jumat meski kami harus kalah dari kejuaraan."
📝 Konferensi pers
🚨 Two Persib players and three Persija players wear the same colors, carry the same pride for their country, and share the same joy as they sing Indonesia Raya and Tanah Airku, even though just months ago Rizky Ridho pulled Beckham’s hair at Segiri Stadium.
These players understand that there are no club interests when they represent the nation.
So why do some supporters still carry these rivalries when the players are united for Timnas Indonesia?
What is actually gained from mocking players from rival clubs when they are playing for your own country? Is it satisfaction?
This has not happened just once, and it is clearly both embarrassing and disheartening.
Hopefully, this is truly the last time, and no more irresponsible supporters repeat the kind of behavior seen at GBK.
HERE WE GO! Bali United resmi mengajukan tawaran kepada Barcelona.
Kami mengajukan dana senilai (rahasia, ton) beserta tiga klausul: Penggunaan BUTC setiap sore sampai kaki lemas, 3 kali pemakaian per minggu di Bali United Studio (bebas buat party atau menyendiri sampai pagi), dan 100 porsi Indomie di Bali United Cafe setiap jumat untuk Jumat Berkah.
Kami dengan sabar menunggu jawaban agar bisa segera mengeksekusi video welkom-welkom yang telah ditunggu oleh Semeton.
Suksma.
This baby went from sad/confused to absolute JOY the second those glasses went on.
First time seeing the world clearly. That smile says everything.
♥️ Heart = melted.
Who else is obsessed with these moments?
Mesut Ozil saat jadi pembicara di Universiti Teknologi Malaysia 27 April lalu, ia menceritakan bagaimana rasanya terpinggirkan dari skuad Arsenal karena speak-up mengenai isu Uyghur di China pada 2019 lalu.
🗣️"Sebagai seorang bintang, saya memiliki suara, dan saya tahu saya harus menyuarakan hal-hal tertentu. Jika saya mengunggahnya, saya tahu saya akan mendapat masalah dengan Arsenal. Namun saya tidak peduli, saya tetap mengunggahnya dan saya merasa bahagia."
"Namun setelahnya mereka menutup pintu untuk saya. Mereka tidak membiarkan saya bermain lagi. Saya juga mengerti posisi rekan-rekan setim saya, karena jika mereka berhubungan dengan saya, mereka juga akan kena masalah! Mereka harus menjaga keluarga mereka sendiri."
"Tentu saja saya mengalami masa-masa sulit karena, Anda tahu, saya sangat menikmati bermain sepak bola. Lalu mereka merampasnya begitu saja."
"Saya bahagia karena ada istri di samping saya dan juga anak saya, karena itu benar-benar masa yang sangat, sangat sulit bagi saya. Saya dikeluarkan dari skuad, saya berlatih sendiri selama delapan bulan tapi saya tidak pernah menyerah. Orang-orang terkuat yang bisa Anda miliki adalah keluarga Anda. Jika mereka mendukung Anda, pintu-pintu lain akan terbuka untuk Anda."