petani buru tikus sawah pake senapan + teropong malam, headshot presisi tiap tembak.
Netizen pada muji "lebih manusiawi dari racun" , dan jujur ada benernya. Racun tikus itu bikin dia mati pelan-pelan, kejang, dehidrasi, kadang mati di comberan sebelah keracunan air.
Perangkap lem? Lebih parah, tikus bisa gigit kaki sendiri buat lepas.
Headshot itu kalo kena, mati instan. Nol penderitaan. Ironisnya metode paling "kejam" secara visual justru paling etis secara teknis.
Tapi ini bukan soal petani vs tikus doang. Ini soal gimana kita nilai kekejaman cuma dari tampilannya, bukan dari lamanya penderitaan. Racun keliatan "halus" karena gak ada darah , padahal prosesnya berjam-jam. Peluru keliatan "sadis" karena ada darah , padahal cuma sepersekian detik.
Kita lebih sering marah sama yang keliatan brutal daripada yang beneran brutal.
Debat panas Peneliti CELIOS, Galau D. Muhammad Menyoroti lonjakan kasus keracunan yg terjadi dalam pelaksanaan proyek MBG & menyebutkan angka estimasi/akumulasi hingga sekitar 50.000 jiwa berdasarkan data serta kajian riset berbasis bukti (evidence-based research).
Kasusnya viral dan pada klarifikasi.
Pf buat mbak Dy yg udah speak up masalah ini, hingga semua pihak menjadi kalang kabut.
Kapokmu kapan kalau udah gini hah !!
Pidato Pimpinan Gontor, K.H. Hassan Abdullah Sahal saat syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor:
"Andaikata Pak Prabowo hari ini ga datang, muka saya, saya taruh di mana, akhirnya saya harus cari muka"
"Sekarang banyak orang yang cari muka"
"Orang gapunya ijazah, cari ijazah"
"Orang gapunya nama, cari nama"
"Orang gapunya uang, cari uang"
"Orang gapunya jabatan, cari jabatan"
"Orang gapunya muka, cari muka"
CLASS ACTION...!!!
Presiden Prabowo Subianto digugat secara perdata oleh warga Kalimantan Barat melalui mekanisme class action akibat dinilai lalai dalam menangani kebakaran hutan dan lahan serta bencana kabut asap yang berulang...
Gugatan tersebut resmi didaftarkan oleh Tim Hukum Nafas Kalbar di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak dengan nomor perkara 292/Pdt.G/2026/PN pada September 2026, dengan sidang perdana yang dijadwalkan pada 7 Oktober 2026...
Nyenyenye...
Ya Rahman Ya Rahim Rahmatilah Gontor
Ya Aliim Ya Khabiir Tambahkanlah ilmu pada Gontor
Ya Hayyu Ya Qayyum hidupkanlah jiwa Gontor
Ya Maalikal Mulki kokohkanlah integritas Gontor
#UBN
pengangguran sedang memasak! 👨🏻🍳
ini anies baswedan upload video tentang "matinya kepakaran" di tanggal 8 november 2024.
nyangka gak kalian, kalo ini bakalan jadi counter buat situasi sekarang wkwk. nontonnya bikin ketawa, karena PAS BANGET tuh.
Ini fakta, real. Perusahaan saya pernah mengalami pengalaman yg persis serupa. Makanya saya pernah merasa kok ini sudah mirip negara gengster.
Gimana nggak ? Preman dikasih panggung, aparatnya ikut melindungi, wis angel lah, masih lebih baik buka lapak di kantin Petronas, MYS.
Surat yang dibacakan di depan muka beliau.
“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya. Lalu, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya ia (manusia) sangat zalim lagi sangat bodoh.” (QS Al Ahzab: 72)
Begitu keluar video pakar pakar tapi goblok.
Mas Anies langsung bikin video "MATINYA KEPAKARAN"
Beliau review buku matinya kepakaran
Intinya sih:
- Banyak orang merasa pendapatnya setara dengan para ahli, padahal pengetahuannya terbatas
- Efek Dunning–Kruger, orang tahu sedikit biasanya terlalu percaya diri'
- Mana sekarang ada media sosial, semua orang bisa ngomong sehingga pendapat ahli bisa tenggelam
- Boleh aja kritik para ahli, tapi harus berbasis alasan dan bukti.
Nah kalau gue pribadi
Jujur, ngeri sama orang2 yang goblokin pakar.
Apalagi kalau dah berkuasa, waduh, kebijakannya jadi ga jelas nanti.
Bicara Kepada Prabowo, Pimpinan Gontor: Jika Apa yang Saya Makan Lebih dari Santri, Silakan Didemo
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, menegaskan komitmen kesederhanaan dan keikhlasan dalam memimpin pesantren di hadapan Presiden Terpilih RI, Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan saat Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur (19/9).
Di hadapan Prabowo dan ribuan hadirin, Kiai Hasan menegaskan bahwa pimpinan pesantren tidak boleh menikmati fasilitas yang melebihi para santri. Ia bahkan mempersilakan siapa saja untuk mengkritik hingga mendemonstrasinya jika terbukti hidup lebih mewah dari santrinya.
"Saya pengin menyampaikan kepada Bapak Presiden, boleh disaksikan. Kalau makan saya, pakaian saya, kendaraan saya, rumah saya, melebihi makanan santri, pakaian santri, kendaraan santri, rumah santri, protes boleh," kata Kiai Hasan dengan nada tegas.
Ia kembali menegaskan pernyataan tersebut untuk menunjukkan prinsip kesederhanaan yang dipegang teguh oleh Pondok Modern Gontor sejak awal berdiri.
"Saya ulangi, kalau apa yang saya makan, apa yang saya pakai, apa yang saya tempati, apa yang saya kerjakan lebih daripada santri, boleh diprotes, boleh dikritik, boleh didemo. Inilah Gontor, inilah Gontor," tuturnya.
Lebih lanjut, Kiai Hasan menjelaskan bahwa jiwa kesederhanaan dan pengabdian tersebut merupakan warisan dari para pendiri pesantren yang telah mewakafkan Gontor dengan penuh keikhlasan.
Pelajar yg menolak MBG di amankan aparat..!
Sementara ribuan siswa yg keracunan tak ada satupun yg di aman kan ...!
Karena dapurnya punya aparat..?!
78 Pelajar Diamankan Polres Jayapura Saat Hendak Ikuti Aksi Tolak MBG.
https://t.co/leChPWKT3a, 15 September 2026,
Taufik Bahaudin, mantan dosen senior Fakultas Ekonomi & Bisnis Univ Indonesia (FEB UI) dengan sangat berani dan blak-blakan membongkar dihadapan publik.
Saya saja masih mikir untuk tayangkan video utuhnya disini. Terserah kalau ada yg berani tampilkan dikoment video aslinya.