>Spain takes a Pro Palestine stance
>Spain refuses to help with the Iran war
>Mysteriously, a wave of illegal immigrants from Africa hits their shores and a bunch of Israelis promote it
There is no such thing as a coincidence
Saya coba lacak jejak leluhur Presiden kita lima generasi ke atas berdasar kliping berita, iklan, arsip dan buku-buku lawas. Banyak data-data detail dan informasi baru yg mungkin keluarganya pun enggak tahu.
Jadi alih-alih marah, presiden harusnya berterima kasih pada kami para "londo Ireng" ini yg menyusun historiografi keluarganya selengkap mungkin. 🫰
Bisa dibaca di sini:
https://t.co/ad7V9gb6wa
*Maaf kalau gak sempurna, saya developed microsite-nya sendirian 😵💫
Udah tau belum?
Mamdani Walikota New York bikin Municipal Groceries Store yang tujuannya sama kaya Koperasi Desa Merah Putih yang jual harga barang subsidi.
Tapi gak gedebak-gedebuk sembarangan, ini bikinnya pake konsep, dimulai dari 5 unit dulu, dengan harga bahan pangan pokok 30% lebih murah dari harga pasar.
Kenapa bisa lebih murah?
Karena biaya overhead dan pajaknya ditanggung oleh anggaran kota bukan karena beli lebih murah dari supplier.
Canggihnya setiap produk bisa di cek bar code nya yang berisi transparansi harga dan edukasi program.
Ini praktik sosialisme yang bener.
Sudah mengirim somasi ke nomor yang mengancam, saya lampirkan juga somasinya secara terbuka melalui twit ini, agar bisa dijadikan periksa oleh pihak terkait.
Silahkan bagi warganet yg mau menggunakan substansi somasinya bila mengalami situasi serupa. Bisa dikirim secara pribadi.
ini bener kok. sebagai tambahan referensi, pernah ditemukan fasilitas atm di kawasan borobudur. temuan ini mengindikasikan bahwa layanan tarik tunai kemungkinan sudah tersedia sejak era peradaban nusantara kuno, jauh sebelum atm modern diperkenalkan.
Respect sih sama artis yang berani nolak masuk politik. Tau kapasitas, tau passion, ga ngerasa semua panggung harus dia naikin.
Lagian kenapa sekarang banyak banget artis tiba-tiba berlomba nyemplung ke politik?Politik tuh bukan komedi candaan anjr. Rakyat ga butuh cameo, rakyat butuh orang yang emang ngerti kerjaan. Udah deh yang jago akting ya akting aja, yang jago nyanyi ya nyanyi aja. Jangan dikit-dikit ngerasa modal terkenal trs bisa jadi wakil rakyat. TV masih butuh hiburan, parlemen butuh orang yang beneran kerja.
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
giliran forum milik penguasa diganggu rakyat, fafifu soal demokrasi. kemarin² ke mana aja saat rakyat bikin diskusi, lapak baca, nobar film tapi dibubarin (bahkan direpresi).
TOOL BERGUNA BUAT AKSI
ini gue buatin tool untuk blur muka orang
bisa dipake untuk seksi dokumentasi yg turun ke jalan biar temen kalian ga 'ditandain'
penting saat keadaan makin memburuk
🔗 https://t.co/8XgVea8p3J
*bantu sebarin ya temen-temen, izin tag @BudiBukanIntel@SeekHustle@Jakartalk
Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
dulu gw sangat mengimani omongan si adri ini wkwkw
tapi gw akhirnya tersadar ini omongan yang menyebabkan either jadi kalahan, atau jadi pragmatis borderline unethical, seperti menghadiri event 02 dan jadi buzzer 02 contohnya. gw gak tau adri dibayar apa enggak, tapi kalo tau jalan pikir dia dari podcast ya gua gak kaget kalo dibayar.
yang bikin manusia bisa hidup itu passion dan hope, kalo itu lu buang ya semuanya aja jadi budak kapital, gak ada wonder nya dunia ini.
Dunia jadi buruk salah satunya ya karena banyak orang2 yang gak punya imajinasi, harapan, dan sense of wonder.
Logika kalahan gak usah kejar passion ini kalo lu ulur lagi kan bisa jadi :
"ngapain bersuara, pasti kita gagal"
"ngapain diusahakan, pasti gak dapet"
terus aja
Kalian yg minta kalo kritik itu harus baik, beretika dan memberikan solusi. Apa yang disampaikan Pak Dino itu sudah sangat baik, halus, sopan, beretika, dan terstruktur serta memberikan saran dan solusi sesuai yg kalian mau. Sekarang masih tetep dianggap ga beretika. Intinya memang kalian itu enggan menerima kritik.
Saya udh ga tau harus komen apa lagi sama pejabat2 di negara ini. Dikritik keras salah, dikritik baik salah. Maunya semua orang dukung.
Coba dipikir.
Cita2 pingin industrialisasi, bikin mobil dan ponsel sendiri
Tp belanja APBN Top 3 nya: BGN, TNI, Polri
Programnya: MBG, Kopdes, Gentengisasi
Budget R&D to GDP cuma 0,28%.
Preman di mana2. Kepastian hukum ga pasti.
Gimana industrialisasi dan investasi bisa jalan?