cakep ih kalimatnya:
“ngga semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya di kapasitas intelektual dan emosional, mau sebanyak dan sejelas apa kita menjelaskan, kalo kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya ga setara, dia tidak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya apa”
bener juga sii.., ngejelasin hal kompleks ke orang yg belum mature emosinya cuma menguras energi. Protect your sanity, pahami boundaries dan mending save ur time buat hal yg worth it yah! 🤍🫶🏻
Belajar dari audinne..
Lo gak akan pernah rugi kalau jadi orang yang setia. Walaupun lo akan ada dimomen dikecewain seseorang, trust the process.
Someday, bakal ada orang yang genuinely appreciate kesetiaan lo dan tau gimana caranya menghargai lo.
ga enaknya jadi cewe yang (keliatannya) high maintenance di strata sosial menengah adalah susah cari pasangan. cowo di sekitar kita takut/insecure sama kita, tapi kita juga ga bisa gapai cowo high class karena ga ada di circle itu.
gua respect banget sama orang yang sadar kalau dirinya belum ready buat relationship.
Instead of forcing something yang belum waktunya, dia milih buat pause, fokus ngerapihin hidup, upgrade diri, dan ngejar goals-nya.
because at the end of the day, tujuannya
bukan sekedar punya someone, tapi jadi the best version of yourself—so when the right time comes, dia udah jadi versi yang sepadan sama apa yang dia pilih.
akhir-akhir ini gue kaya mix feeling banget, sometimes im genuinely excited about life, sometimes i just wanna disappear for a bit, terus lucunya gue sendiri ga tau sebenernya gue lagi ngerasa apa, kaya semuanya fine, but somethin’ feels weird?
Normal ngga sih pengen jadi budak korporat di jakarta ? 😭☝🏻, aku pengen bgt ngerasain pulang macet macetan itu, atau ngga melamun di bus sambil perjalanan pulang sambil ngerasa hidup ga adil bgt 😭😭, trus galau sambil liat citylight 😭, MAU BGT PLS