Viralkan!!! 20 orang tentara n Jaksa dipimpin Brigjen Wahyo ex ajudan R1-1 Geruduk Polda Metro Jaya Mau Rebut Saksi Kasus Jampidsus..
Saksinya adalah
1. BRIGJEN TNI WAHYO YUNIARTOTO (BAIS)
2. BRIGJEN TNI ANGGIAT (Satgas PKH)
3. KOLONEL (P) …. 2001 (Belum tau nama)
4. TNI BERSERAGAM BERSENJATA 10 Orang (1 Regu)
5. KEJAKSAAN BAJU PREMAN sekitar 5 Orang
TNI benar-benar kebablasan ini!!! Jangan kalian lindungi orang-orang yang merampok uang rakyat dan ikut terlibat Menyebabkan Black Out!!!
TNI Kok Jadi Bersama Koruptor?!
@Naandaa27 ini sudah seperti pegawai pemerintah rasa karyawan pabrik. seenaknya direkrut, seenaknya dipecat. undang2 out sourching akhirnya menghantam para aparatur negara.
Siapa yang mau beli naik ke atas?" Kutipan pengunjung ini menelanjangi amburadulnya studi kelayakan Koperasi Desa Merah Putih. Berdiri di kawasan karst, akses tertutup pos tiket wisata, dan jauh dari pemukiman. Benar-benar proyek asal jadi demi laporan formalitas ke atasan.
TOKO retail di China di Jepang udah GA BUTUH PENJAGA apalagi pake MILITER hahahahaha...
Yang dibutuhkan Cuma KECERDASAN Bukan OTOT bang jago 🤣🤣🤣
Lagipula NGAPAIN sih Pemerintah BIKIN TOKO Retail yang jadi Ujung Tombak Penjualan Produk INDUSTRI BESAR para KONGLOMERAT?
Seharusnya Pemerintah itu Bantu menggerakan Masyarakat untuk Mendirikan KOPERASI agar Ekonomi Rakyat juga Bergerak
Para Keparat itu Paham ga sih? Bedanya KOPERASI vs TOKO Retail?
@regar_op0sisi masalah bukan pada pajak, tapi pada besaran pajak dan penggunaan dana pajak yg tidak transparan. mentri dan wakil mentri hampir 100 orang ,paling gemuk dan boros anggaran. pemerintah menggunakan pajak dgn cara ugal2an.
@TradingDiary2 ternyata beliau kualitasnya hanya segitu. kirain beliau bisa memperbaiki ekonomi indonesia. faktanya bacot nya saja yg bagus. serok serok serok ujungnya nyungsep !.
@WeKa_Ronin faktanya pejabat tinggi pemerintah Hampir semua KAPITALIS, kebijakan yg ada menguntungkan mereka sendiri dari jualan regulasi dan sda diklaim sendiri tnpa mikir rakyat, dgn bukti pajak lebih 80% dari rakyat. indonesia hopeless.
Prof. Mahfud MD bahkan menegaskan: menolak bayar pajak karena negara gagal berantas korupsi adalah hak konstitusional. Bukan makar. Jadi sebelum mengancam dengan slogan “orang bijak taat pajak”... sudahkah negara bijak pakai uangnya?