Kilat kebiruan merasuk pada tubuh kapten, detik berikutnya ledakan tak terelakkan. Sosok pria yang sebelumnya menjadi pemimpin perjalanan kini telah menjadi pecahan kristal biru tak berbentuk.
Hawa dingin yang menyelimuti perlahan sirna, berganti dengan semilir angin sejuk.
ㅤ️
Sayapnya bergerak lemah, sementara energi pura terus mengalir memulihkan luka-lukanya. Serangan mereka mulai mengganggu aliran energi, membuat ritual Vance bergetar dan tak stabil.
Namun, Captain Vance sama sekali tak peduli. Ia terus mempertahankan ritualnya, bahkan saat energi yang diserapnya mulai tak stabil. Senyum tipis terukir di wajahnya.
“Sedikit lagi... the power will be mine.”
ㅤ️