@FiersaBesari Semesta, aku sayang laki-laki ini. Kagum tidak ada batasnya. Berlebihan tapi nyata. Hari ini, apapun yg ada di pikirannya, siapapun yg ada di hatinya, dan ke manapun langkahnya, restui ia. Aku mau ia bahagia dengan semestinya๐น
Jangan bersamaku.
Egoku tinggi, traumaku besar, kau pasti tak mampu
Takutnya, apa yang aku alami sekarang akan berimbas padamu yang tak mengerti apa-apa
Takutnya juga apa yang aku alami saat ini nantinya akan semakin besar ketika denganmu
Carilah orang lain,
Jangan memilih aku
Kamu lagi ngga baik baik aja ya? Rasanya aku pengen banget peluk kamu , maaf ya gabisa peluk kamu secara langsung , maaf kalo orang orang disini sejahat itu sama kamu , tapi apapun yang terjadi , tetap bertahan ya , tetap berjuang , kamu harus kejar mimpi yg pernah kamu impikan.
Beri aku waktu, aku sedang menikmati prosesku. Namun jika kamu tak sanggup menunggu, bukalah jalan yang lebih lebar untuk langkah-langkahmu. Semoga nanti kita tidak bertemu sebagai orang asing, yang di dadamu kutemukan sesal yang bising.
Kudengar ada seorang yang berhasil menggantikan posisiku, ya?
Untuk siapapun orangnya, ia sangat beruntung.
Ia akan selalu bersamamu, mendapat kebaikanmu,
Aku juga yakin bahwa kasih sayang dan perhatianmu kepada ia jauh lebih besar ketimbang saat bersamaku dulu.
Jika apa yang kau rindu masih dapat kau temui, maka temuilah!
Karena kau tak akan pernah tahu bagaimana rasa dan perihnya merindu pada apa yang telah tiada.
Aku selalu bilang kepada diriku; jangan malas. Tiada manusia tempat mengadu. Tulang harus dibanting, otak harus diputar. Jangan letakkan diri di bawah kaki orang lain, biar tidak terus diinjak.