@Velourans@melinmellon Keknya gaada deh ajaran agama yang membatasi keberperanan perempuan dalam bermasyarakat, kecuali fitnah dan tuduhan yang tidak berdasar ya.
Edit: jika istri berasal dari keluarga yang ayah/suaminya ikut membantu urusan rumah, maka suaminya wajib melakukan hal yang semisal.
@akudilandacinta 'Tunduk' mah budak sama majikan, emang ada kah agama yang mengklasifikasikan istri itu semisal budak?
Hijab sebenernya sama aja kek lu disuruh pake baju, cowo juga disuruh pake baju yg proper kok, nutup aurat, tidak ketat, tidak nerawang.
@Viabukanbakpia Orang2nya mungkin udah gak relevan, tapi aturan/syariatnya mah bakal tetep relevan kak.
Tapi aku juga gamau poligami, gakuat euy bagi materi dan waktunya๐ญ
@tanyakanrl Usn tu yg ada @ ya? Klo itu mah pemberian twitter, klo yg gilss karena asbun aja sih, jadi bisa ngegambarin keasbunan dan kegilaan pemiliknya
Wanita di Bandung Berani Labrak Pria Asing yang Rekam Dirinya Diam-diam
Kejadian bermula saat korban sedang menepi di dekat sebuah tempat pangkas rambut untuk memeriksa ponselnya. Namun, ia menyadari gerak-gerik mencurigakan dari seorang pria di lokasi yang terus mengarahkan kamera ponsel ke arahnya secara terang-terangan.
Tak tinggal diam, wanita tersebut langsung menghampiri pelaku untuk meminta klarifikasi. Bukannya meminta maaf, pria tersebut justru memberikan jawaban tidak logis dan berdalih bahwa tindakannya adalah hak pribadinya. Pelaku bahkan sempat menuduh korban mengalami gangguan jiwa dan menantangnya untuk melapor ke pihak kepolisian.
Menurut keterangan warga sekitar, pria asing tersebut diduga mengalami depresi. Meski memendam rasa kesal dan tidak nyaman, korban akhirnya memilih meninggalkan lokasi dan mengimbau agar orang dengan gangguan serupa segera diobati agar tidak meresahkan pengguna jalan lainnya.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Pasar Kordon, Kota Bandung.