โKalau sudah S1 di Singapura, ya otomatis lulus SMA dong?โ ๐ง
Pernyataan ini sekilas masuk akal karena kita terbiasa dengan jenjang linier: SD โก๏ธ SMP โก๏ธ SMA โก๏ธ Perguruan Tinggi.
Namun, dalam dunia pendidikan internasional, logikanya TIDAK sesederhana itu. Kuliah atau memegang gelar sarjana BUKAN bukti otomatis seseorang memiliki ijazah tamat SMA.
Mengapa bisa demikian? Ada beberapa aspek mendasar yang perlu difahami:
1๏ธโฃ Kepentingan Negara vs Pasar Mahasiswa Asing
Bagi negara, pendidikan adalah investasi SDM. Bagi kampus swasta/luar negeri, mahasiswa internasional juga merupakan pasar (revenue). Karena itu, pintu masuk dibuat beragam melalui jalur persiapan (foundation), community college, hingga diploma.
2๏ธโฃ Bisa Masuk Kampus Tanpa Ijazah SMA
Di lembaga seperti UTS Insearch (Australia) atau MDIS (Singapura), siswa yang baru menyelesaikan kelas XI (atau setara 10 tahun sekolah formal) bisa masuk jalur Foundation atau Diploma. Mereka bisa lanjut ke jenjang S1 tanpa pernah memegang kualifikasi/ijazah tamat SMA nasional.
3๏ธโฃ Aturan Administrasi vs Syarat Konstitusi
Boleh kuliah luar negeri? Sah dan patut dihormati. Namun untuk syarat pejabat publik di Indonesia, Undang-Undang secara spesifik mensyaratkan "Tamat SMA atau Sederajat". Surat Penyetaraan dari kementerian adalah penilaian administratif, bukan penerbitan ijazah baru.
Kepercayaan publik dibangun atas dasar bukti sah yang dapat diuji secara transparan, bukan berasumsi "pasti sudah lulus SMA".
Baca artikel selengkapnya di RMOL:
๐ https://t.co/kbVbmj8suQ
Bagaimana pendapat Anda? Apakah standar penyetaraan pendidikan luar negeri di Indonesia saat ini sudah cukup transparan, atau perlu diaudit ulang secara menyeluruh? Tulis pandangan Anda di kolom komentar! ๐
#PendidikanIndonesia #IndraCharismiadji #KebijakanPendidikan #OpiniPakar #GibranRakabuming #IjazahSMA #StandarPendidikan #PenyetaraanIjazah #RMOL
Kok pada marah saat saya bilang saya bukan pendukung Gibran? Saya memangg bukan pendukung Gibran. Kan tinggal cari gimana jejak digital saya.
Tinggal cari gimana twit saya saat MK ubah batas usia.
Tinggal cari gimana twit saya saat Gibran diajukan jadi cawapres.
Semuanya ada. Tapi kalo Anda pengennya cuma asal menuduh ya gimana lagi? Menuduh sembarangan di tempat publik itu fitnah, kan?
Saya sekarang memang berpendapat bahwa Gibran memenuhi syarat menjadi cawapres terkait ijazah. Pendapat itu sama sekali bukan karena saya pendukung Gibran. Apalagi penjilat. Nauzubillah.
Siapapun yang ada di posisi itu, saya pasti bela. Lulus S1 kok dipermasalahkan soal ijazah SMA? Selama S1 didapat secara sah, ya sudah berarti dia memenuhi syarat.
Saya selalu bicara obyektif. Anda bisa cari semua pendapat saya selama ini.
Termasuk ketika putusan MK tentang batas usia capres-cawapres, jelas sekali saya berpendapat kalau putusan MK itu cara kotornya Jokowi.
Dan semua yang follow saya dari dulu, pasti tahu saya akhirnya memilih 01, bukan 02 yang di-endorse Jokowi.
Saya ngomong apa adanya. Yang jelek ya saya katakan jelek. Yang bagus ya saya katakan bagus.
Tapi kalo netizen sudah pada komen termal-termul ke saya, ya ngapain harus saya ladenin wong memang mereka nngomong gitu karena nggak bisa berargumentasi...
Ada yang bilang saya ngejar kursi komisaris. Kalau saya ngejar komisaris ngapain saya mengkritik pemerintah? Lagian saya sudah punya kerjaan yang cukup nyaman. Saya ditawarin buzzer Rp5juta/bulan pun saya tolak.
Saya tahu dan sadar bahwa saya nggak mungkin jadi komisaris karena pihak pemerintah pasti tahu orang seperti saya nggak bisa dikendalikan dalam berpendapat.
Saya berpendapat pakai hati nurani.
@KapudS640 Sparepart itu hampir ga ada yg service, rata" ganti
Klo ganti hrs ada bekasnya
Klo ke bengkel asing tuh hrs berani bilang :
โข Jgn diganti semua ya, duit terbatas
โข Klo mau ada yg diganti ngomong dlu ke sy
Klo jd buzzer tuh jgn terlalu menjiwai
Tugas buzzer tuh cukup posting aj..dah tinggalin
ga usah jawab yg komen 1 per1, krn ga sesuai transferan & lu psti ga ngerti juga kan ๐๐คฃ
Dia berhasil lulus cum laude di Univ California tanpa ijazah SMA.
Kanoha pemuja ijazah SMA pasti anggap sesat, padahal mereka saja yang ga mampu berpikir.
Foto wisuda Gibran yang pernah dipamerkan oleh Gibran ini hasil editan:
1. Foto orang ditempel kepala Gibran.
2. Di ijazah ada tangan orang lain selain tangan Gibran
3. Caption palsu karena Jokowi belum presiden pada 2010
#HukumMatiPenipuIjazah#HukumMatiPenipuIjazah
@hasyimmah Org" yg tantrum gegara dikatain goblok tolol dimedsos justru jauh lbh" dari 2 kata itu
Makanya jgn melabeli diri paling objektif sdgkan tingkah laku sebaliknya
Mn ada org gandrung sm bpknya lalu menolak si anak ? ๐คญ
@Opposisi6890@mohmahfudmd Dlm politik semua org pasti ada waktunya berubah, sesuai kt Prof Uceng : jgn percaya manusia
Yg tersadar dr kekeliruan sangat berbeda dgn org yg ber-pindah" sprti ngabalin atau ruhut sitompul
Atau yg muda" sprti g.natalie, a armando, uki & t.amani
Mrk mengikuti arah wangi duit