1,5 year into marriage:
👩🦳: “baju kamu bau acem”
👱♂️: “idih najis ngomongnya diimut2in”
man… being married is no different from living with your spoiled sibling
Hari ini, 8 April 2026, Magdalene bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (@AMSI_ID) telah melakukan konsultasi dengan Dewan Pers yang diwakili oleh Abdul Manan, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers terkait pembatasan konten di akun Instagram kami.
Berikut rangkumannya!
Abdul Manan: Status badan hukum dan kerja-kerja jurnalistik rutin sejak 2014 menjadi bukti Magdalene adalah perusahaan pers yang dilindungi UU Pers.
https://t.co/OeBxgrhG04
Gambar 1: Feed @magdaleneid di IG ada berita investigasi TAUD tentang 16+ pelaku percobaan pembunuhan Andrie Yunus.
Gambar 2: Beritanya hilang dari feed Magdalene kemarin.
Gambar 3: Notifikasi jika klik berita itu dari link yang ada sebelumnya.
Apa yang coba disembunyikan?
Saya baru dapat info dari teman yang bekerja di Pemda. Saat ini terjadi perbedaan pandangan yang cukup tajam antara Pemda dan pemerintah pusat. Pemda sudah menjelaskan kondisi riil di lapangan, tapi pusat sepertinya enggan mengakui atau menampilkan fakta sebenarnya.
Pemda mengajukan permohonan anggaran pemulihan sebesar Rp153 triliun, tapi hingga Maret ini pusat baru menyalurkan sekitar Rp5 triliun saja. Yang paling menyedihkan, Pemda diberi dua pilihan sulit oleh pusat
1. Dipaksa untuk membongkar semua tenda pengungsian yang masih ada, tanpa memberikan penjelasan atau solusi yang jelas kepada para korban bencana.
2. Atau akan diancam diproses hukum, dengan dicarikan 'kasus'-nya.
Sungguh miris kalau permainan politik seperti ini yang terjadi dari pusat.
Beginilah cerita pilu di republik Konoha
Kalo di Indonesia mah nggak, mana mungkin.
Presiden aja sayang rakyatnya, menterinya bagus semua, lembaga KPK nya beh sangat memuaskan kerjanya, apalagi MBG sangat mencerdaskan 🙃