Diperuntukkan bagi mahasiswa yang akan konversi KKN/PKL Semester 7
Kriteria yg dibutuhkan: Berkomitmen sampai akhir kegiatan, Komunikatif dan Bertanggung jawab,
bagi yg berminat bisa sesegera mungkin menghubungi kami.
Terimakasih atas perhatiannya 🙇🏻♀️
Children belong in classrooms, not in political rallies.
Indonesia's Child Protection Law is intended to protect children from exploitation, including being used to serve the interests of adults. When elementary school students are instructed to attend mass rallies, hold signs, and repeat political messages supporting a government program, serious questions arise about whether their rights are being violated. A child should never be treated as a political prop. Government policies should be defended with evidence and public debate—not with children who are too young to freely understand or choose political participation.
Every child deserves education, protection, and freedom from political exploitation.
Dear @UNICEF,
Indonesian children should never be used to advance any political agenda or government campaign. Indonesia's Child Protection Law emphasizes that every child has the right to be protected from exploitation, violence, discrimination, and any activity that may jeopardize their best interests. Involving elementary school children in public rallies, asking them to carry campaign-style signs or chant political slogans raises serious concerns about whether their rights are being respected.
Children can’t meaningfully consent to political participation. Schools should remain safe spaces for learning—not places where students are mobilized to endorse government policies.
We urge independent monitoring to ensure that children's rights are fully protected and that no child is used as a tool for political messaging.
guys! basically, ga ada satupun tuntutan demo yang didengarkan:
MBG jalan terus,
Pertamax harga segitu aja sekalipun BBM internasional turun,
Belum ada reshuffle,
Ga ada usaha efisiensi APBN,
Ga ada perubahan UU TNI dan Polri,
dan sampe hari ini Prabowo ga mengakui apapun sebagai kesalahan.
Dulu sebelum kuliah akuu suka banget baca cerita tentang anak kuliahan, keseruan di kampus atau kegiatan lain. Tapi sekarang pas udah kuliah kalau baca cerita anak kuliah malah lebih milih ganti cerita, supaya ga nemu cerita bertemakan anak kuliahan ehehe.
Menghina kampus kampus top karena mahasiswanya demo adalah bentuk betapa masih banyak masyarakat yang tidak peduli pendidikan, apalagi pendidikan tinggi. Mereka tidak termotivasi dalam kesempatan berkuliah di kampus-kampus top.
Jika itu organik dari masyarakat, jika itu buzzer berarti emang ada yang sedang ketakutan.
“politik ga ngaruh ke hidup gue”
tapi kopi lu naik 2.000
tapi bensin lu naik jadi 16.250
tapi rumah lu kebagian pemadaman bergilir
heran, padahal itu nyata bgt depan mata mereka
Kayaknya, demo sambil bawa peralatan dapur ini paling tepat guna. Selain bikin yel-yel jadi lebih variatif, jadi banyak yang merhatiin.
Dan jujur ya, para emak-emak ini jalan kakinya cepat banget!