Korea Selatan ๐ฐ๐ท 0 - 3 ๐ฎ๐ฉ Indonesia
32 - 34, 16 - 25, 23 - 25
INDONESIA CHAMPIONS!!!
INDONESIA MENJADI JUARA AVC CUP UNTUK PERTAMA KALINYA DALAM SEJARAH!
TERIMA KASIH GARUDA!!!
#AVCCup2026
Beberapa hari ini lagi rombak total rak buku soalnya ganti yg baru. Ketemu banyak artefak lintas generasi, termasuk buku yg masih ada rayapnya ๐ญ Jujur pas buka bikin shockkkk
Wkwkwk lagian apa sih ya yg diharapkan dari program yg makan anggaran super wowww tapi tata kelolanya gak karu-karuan dan masiiiih aja dipaksa lanjut. Dari pusat sampe daerah pun ya udah jadi rahasia umum kalo potensi fraudnya tuh gede ๐ค
Kejaksaan Agung menetapkan Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan kini ditahan di Rutan Salemba.
Selain Dadan, Kejagung juga menetapkan Eks Waka BGN Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka.
Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Syarief Sulaeman Nahdi mengungkapkan, Dadan diduga memiliki yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur MBG.
Menurut Syarief, yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG tidak memenuhi syarat dan terafiliasi dengan para tersangka. Namun, yayasan tersebut tetap lolos melalui pengaturan proses verifikasi di portal mitra BGN.
Kejagung menyebut yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan Dadan, Sonny, dan Lodewyk menerima insentif hingga miliaran rupiah per hari. Saat ini penyidik masih menghitung jumlah yayasan yang terlibat dan akan berkoordinasi dengan BGN untuk menginventarisasi yayasan yang terafiliasi dengan para tersangka.
๐ธ: Dok. AFP.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
๐: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | R089 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Ada yang lagi rame:
DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark??
Masih menunggu kesimpulannya.
Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.