🚨 Rakyat Papua di Intan Jaya melakukan long march atas kejadian pembantaian beruntun oleh TNI. #PapuaDaruratMiliter
- Ibu Merkina Duwitau & bayi tujuh bulan dalam kandungan meninggal kena peluru TNI nyasar
- Bapak Pendeta Elianus GKII dan Okto Tigau usia 19 tahun tewas ditembak aparat,
- Pastur Gereja Katolik Yanuarius dan 2 pekerja gereja yang mobilnya ditembaki.
This is so heartbreaking 💔💔
#IndonesiaGelap
@therealogi@tsetchaiklatte_ wkwk segitu gak pernah liatnya kah cerita orng yg bangun jam 3 atau 4 pagi ngejar krl dan baru sampe rumah diatas jam 10 malem, full dia kerja, gimana dia sempet olahraga walaupun cuma 10 menit sedangkan buat ngerjain pekerjaan rumah aja banyak yg gak kekejar karena kelelahan
@myshawti Lah si kknya aja gak respect ke artnya pake 'kamu' duluan, dulu tiap ada yg bantuin dirumah mamaku gak pernah manggil 'kamu' selalu pake ibu/budhe kalo lebih tua, atau mba/adek kalo lebih muda, kalo mau dihargain coba ngehargain orng dulu, logika umum
@star_alien04@777blossoming Ya kan kknya juga sopan ke mereka lah ini si mbaknya aja bilang kamu ke artnya, respect itu kayak koin ada 2 sisi kalo yg harus hormat 1 orng doang itu namanya tiran 💀
🚨 MOMEN PRABOWO PERSILAKAN WARTAWAN KELUAR DARI FORUM SARASEHAN KEBANGSAAN
Presiden RI kembali berpidato pada Jumat, 26 Juni 2026, hari ini. Menariknya, saat hendak membahas terkait data yang ia punya, wartawan secara halus diusir Prabowo. Selain itu, siaran langsung di YouTube juga diakhiri.
Genuinely asking, emang ga boleh ya wartawan atau rakyat tau data yang disampaikan? 🤓☝️
Dapat kabar dari teman-teman nakes, seorang dokter di TTU, NTT meninggal dunia sore ini setelah diintimidasi anggota DPRD. Sebelumnya dokter ini menangani pasien anak yg mengalami gigitan ular.
Teman2 jurnalis di NTT, tolong dipantau kasus ini...
Ada polisi ngamuk-ngamuk, ngaku kakinya patah sambil nunjuk-nunjuk mahasiswa. Padahal mahasiswa nggak ngapa-ngapain. Kayaknya cuma kesel karena nggak ada yang dengerin.
Terus tiba-tiba jatuh sendiri, langsung teriak kakinya patah. Lucunya, dia kayak ga sadar kalau ada yang ngerekam dari awal. Jadi ketahuan jatuhnya bukan karena didorong siapa-siapa.
Mungkin ada yang belum tahu,,,
Fatimah ini pas maju Pemira UI kemarin dengan (Yatalathof - Ketua BEM UI) itu mendapat ancaman teror, tapi luar biasanya mereka tetap maju.
Contoh teror yang diterima
- Ancaman pembunuhan
- Kiriman paket COD berupa gunting taman dan kursi roda
- Hape ayahnya diretas dengan isi pesan "Lo mending mundur hingga ancaman Lo akan gue eksekusi"
Jadi kita bisa lihat mentalnya sudah teruji betul Mba Fatimah ini 🔥
Wapres sudah TERBUKTI melakukan tindak PENYUAPAN terhadap mahasiswa.
Berarti ini sudah sesuai dengan Pasal 7A UUD 1945.
Berarti sudah SAH dan harus DI BERHENTIKAN sesuai dengan hukum dan UU yang berlaku 🔥🔥
Please @UNICEF , @UNICEFIndonesia , @kpp_pa and @KPAI_official , protect Indonesian children!!
Children are the future of our nation. They should never become shields for those in power, tools of propaganda, or symbols used to build support for any government policy.
Indonesia's Child Protection Law (Law No. 35 of 2014), Article 15, clearly states that every child has the right to be protected from abuse and exploitation in political activities. This principle exists because children deserve to grow up free from political manipulation and exploitation.
When elementary school children are brought to public demonstrations, asked to carry signs, chant slogans, or serve as symbols of support for a government program, we must ask a simple but important question: Who is truly being protected the children, or political interests?
Children are not born to carry the burden of adult politics. They are born to learn, to play, to dream, and to grow. They are not mature enough to fully understand political issues or to give informed consent to participate in activities with political implications. That is precisely why the law exists—to protect them from being used to advance the interests of others. If a government program is truly beneficial, its success should speak for itself. Public trust should be built through transparency, accountability, and measurable results—not by placing children at the center of political messaging.
Children's voices should never be used as loudspeakers for political agendas. Their small hands should be holding books, not protest signs. We respectfully urge @UNICEF and @kpp_pa to take this matter seriously. We call for an independent investigation into the reported involvement of children in political demonstrations and for appropriate action to ensure that every child's rights are protected in accordance with Indonesia's Child Protection Law.
Protect Indonesian children. Because when childhood is exploited, it is not only a child who is harmed—it is the future of an entire nation.
Ada dialog yg menarik dan lucu antara Mentri Koperasi Ferry Juliantono Dengan DPR RI Darmadi .
Darmadi : "Berapa target KDMP tahun ini, yg sudah operasional"
Menkop : "1061"
Darmadi : "1061 yg kemarin itu... yg kalo dijumlahin 8 itu kan. Yg pas-pasin itu lho" (sumpah ini menkop mukanya dah bingung anak buahnya pada ketawa pas denger) 🤣🤣
Darmadi : "terus dr 1061 road mapnya mau berapa pak?"
Menkop : 40.000 ribu pak sampai akhir tahun
Darmadi : 40.000 ribu sampai akhir tahun??? NGGAK MUNGKIN (dgn lantang belio jawab)🤣
Menkop : 40.000 bangunan fisik selesai lisensi oprasional selesai, sampai akhir tahun
Darmadi : oprasional??oprasional... hebat yaa, yadah kita tunggu (ini nadanya ngejek bgt 😭 pak darmadi beneran skeptis bangettt udahan😭 belio mau ngatain Menkop ORANG GILA ditahan pasti)
Yg tambah lucu pas pak darmadi bilang..
Darmadi : gini pak 40.004 pak. 4+4 itu 8.
Darmadi : saya suka nomor 8, nomor saya aja 8..8..8 sama dgn pak presiden suka 8
Biarkan pak Darmadi memasakkkk🤣🤣 itu pak darmadi gak maki² si MenKop aja dah bagus itu😭
ALERTA
Foto ini nunjukin kalo anak-anak kecil ikut naik truk demo bersama spanduk dan megaphone.
Di Batam dan beberapa daerah, siswa SD dilibatkan dalam aksi dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anak usia SD belum paham isu rumit seperti korupsi BGN atau anggaran negara.
Ngelibatin mereka lewat Dinas Pendidikan dan sekolah itu jelas ngelanggar netralitas pendidikan.
Pasal 15 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan anak berhak dilindungi dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Ini kerasa kayak cara paksa bangun narasi dukungan saat MBG dikritik keras.
Anak harus dilindungi, bukan dijadikan alat politik. KPAI perlu segera memeriksa kasus ini. Perlu kami turun tangan lagi buat pelaporanya?
🚨BURONAN INDONESIA 🚨🚨🚨
Tolong kalian sebarkan ini. Si biawak ini adalah terduga pelaku penganiaya berat cewek dibandung Jawa Barat. Ayo bantu tegakkan keadilan buat para korban.
APBN DIDUGA UNTUK KEPENTINGAN HASHIM
TVRI bayar Rp1,3 triliun dari APBN untuk hak siar Piala Dunia 2026, tapi masyarakat yang mau streaming lancar justru disuruh bayar lagi lewat paket BOLA GEMBIRA di Maxstream dan Folaplay. Ironis sekali wak.
Streaming sering error, putus-putus, buffering parah kali wak, bahkan login aja kadang susah tapi tidak ada kompensasi yang jelas bagi pelanggan yang sudah bayar. Siaran gratis di TVRI memang ada wak, tapi kualitas dan akses digitalnya jauh dari harapan wak, kadang lagi di jalan,atau dikantor mau nonton pun susah.
Yang Lebih parahnya lagi wak, penunjukan mitra OTT ini dilakukan tanpa tender terbuka, langsung ditunjuk sebagai MITRA STRATEGIS, mitra strategis kepala hashim iya, bayangkan wak Transparansi kontrak juga minim kali wak,ntah berapa sebenarnya nilai sublisensi yang dibayarkan Maxstream dan Folaplay ke TVRI? Jangan² hanya Rp1 miliar atau malah jauh di bawah itu wak? Kita sebagai rakyay tidak pernah diberi angka pasti, kan bangek. Uang pajak kita gak jelas dibuatnya.
Bayangkan wak TVRI bukan hanya menyiarkan, tapi juga aktif mempromosikan Folaplay yang kemudian bundling dengan IRA proyek yang berada di ekosistem Hashim. Uang negara dipakai untuk hak siar, lalu digunakan untk promosi folaplay dan keuntungannya mengalir ke platform swasta yang terkait kelompok tertentu itu wak.
Kalau ini dilakukan SCTV atau stasiun swasta lain, tidak masalah awak, sebagai pecinta bola sudah biasa bayar untuk nonton. Tapi ini pakai uang APBN, uang rakyat. Ketika gagal tayang lancar, tidak ada pertanggungjawaban yang tegas, kompensasi pun tak de, kan bangke.
Ini bukan Bola Gembira wak. Ini lebih cocok seperti Bola KKN, Kolusi, Korupsi, Nepotisme yang baunya sangat kuat kali akh, Tapi tak ada yang berani menyentuh karna terkait dengan PM.
Andai Uang Rp1,3 triliun itu, kalau digunakan untuk membangun jembatan, jalan, atau infrastruktur dasar di daerah, dampaknya jauh lebih nyata dan bermanfaat bagi rakyat. Bukan sekadar hiburan yang teknologinya saja masih error dan bobrok.
Ingat wak tvri itu milik negara Folaplay dan iran punya swasta, jangan sampai uang negara di pakai untuk memperkaya segelintir orang, jika kita diam wak, maka pola² yang sama akan terus di lakukan oleh penguasa serakah ini.
SEKARANG SAATNYA TVRI MEMBUKA SEMUA DATA MEREKA.JIKA TIDAK BERANI BERARTI BENAR TVRI TELAH ALAT UNTUK MEMPERKAYA HASHIM.
Dalam 60 hari terakhir:
Aktivis HAM disiram air keras → pelakunya bebas sebelum motor lo lunas
Kacab Bank BUMN diculik dan dibunuh → salah satu pelakunya cuma 1 tahun, masih aktif berseragam
4 Brimob ditikam sampai operasi → diselesaikan dengan "damai" dan mutasi
Oknum TNI aktif ditangkap bawa 29 kg sabu → pengedar, bukan pemakai
Bocah SD 12 tahun dicabuli → pelakunya kabur 36 hari dari pemeriksaan internal sendiri
Ini bukan rangkuman berita kriminal biasa.
Ini laporan kinerja sebuah sistem.