@rsngprad Pekerjaan pertama 3 tahun, abis itu pindah ke pekerjaan kedua udah 6 tahun dan masih bertahan.
Pindah karena dapet tawaran lebih bagus, dan secara kultur kerja keliatan lebih seru.
@kring_pajak halo min. Saya udah tinggal tanda tangan dokumen. Lalu password yg diinput udah sesuai dengan password saya login coretax. Tapi keteranganya REG-KODJP-00024. Solusinya apa ya?
@kring_pajak halo min, saya ingin update data rekening bank, kemarin ada balasan kalau ditolak.
Lalu hari ini saya coba lagi tapi keteranganya "kesalahan saat menyimpan" kira2 ini kenapa ya?
@KAI121 halo min, sekarang kan ada batasan ukuran koper yg di bawa.
Satu orang kan maksimal berat 20kg / koper 26 inc. Nah misal klo berdua berarti masih aman kan bawa 1 koper yg ukuran 28 inc?
@KAI121 halo min mau nanya, katanya ada fasilitas bisa tukar uang di stasiun untuk yang kereta jarak jauh? Caranya gimana ya? Apakah harus order dulu? Dan ambilnya nanti pas berangkat? Atau gmn?
Saya mngkin satu yg cukup acuh dan cuek dengan 𝙥𝙧𝙤𝙜𝙧𝙖𝙢 𝙈𝘽𝙂 ini. Tapi setelah baca data yg disajikan harian @hariankompas Maret 2026 ini, saya cukup kaget dan mulai ngeh dengan carut marut eknomi negeri ini, terutama fiskal tentunya.
𝐌𝐀𝐑𝐈 𝐁𝐄𝐑𝐃𝐈𝐒𝐊𝐔𝐒𝐈 :
Data ini menunjukkan pergeseran drastis dalam prioritas belanja Pemerintah Indonesia selama dua dekade terakhir:
Terlihat jelas di 2026 : Program MBG (melalui Badan Gizi Nasional) menjadi prioritas nomor satu di era Presiden Prabowo Subianto. Alokasi dana sebesar Rp 268,00 Triliun atau setara 17,74% dari total belanja K/L.
Anggaran MBG ini melampaui sektor Pertahanan (Rp 187,1 T) dan Polri (Rp 146 T).
Kalau dibadingkan dengan 2 presiden sebelumnya, tampak ada pergeseran Fokus:
*tahun 2006 (era pak SBY): Fokus utama pada Pendidikan (18,72%).
*Tahun 2016 (era Pakde Jokowi): Fokus bergeser ke Infrastruktur / PU (13,24%); semua itu demi Konektivitas dan pengurangan biaya logistik.
2026 (Prabowo): Fokus kini beralih ke Kesejahteraan Sosial/Gizi (MBG). Ada yang perhatiin gak, ada perbedaan nilai nominal yang signifikan.
Prioritas di tahun 2006 (Pendidikan - 18,72%) mirip dengan prioritas 2026 (Gizi - 17,74%),
tapi secara nilai nominalnya melonjak hampir 7 kali lipat dari Rp 40,12 Triliun menjadi Rp 268 Triliun.
Ini berarti APBN kita memang melonjak drastis.
Tentunya kita perhitungkan juga inflasi Kumulatif, let say 1jt di 2006 itu bisa beli jauh lebih banyak barang ketimbang 1jt di 2026 ini. Tapi tetap, APBN kita meningkat cukup signifikan.
Pada 2006, total belanja negara kita mungkin hanya di kisaran Rp 600–700 Triliun. Nah, Di 2026, total belanja negara diperkirakan sudah menembus angka di atas Rp 3.800 Triliun. Jadi, porsi 17% dari "kue APBN " yang sekarang nilainya jauh lebih besar daripada 18% dari "kue APBN " tahun 2006.
𝐕𝐈𝐒𝐈 𝐉𝐀𝐍𝐆𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐍𝐆
Secara politik anggaran, ini kelihatan banget, pemerintah saat ini berani banget !
Pemerintah 𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐟𝐢𝐬𝐤𝐚𝐥 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐧𝐢 mendanai program tunggal (MBG) dibandingkan program prioritas di era-era sebelumnya. Fokus pada MBG di tahun 2026 ini menunjukkan pergeseran nyata dari era infrastruktur (2016) menuju pembangunan kualitas manusia secara langsung.
Ini sebenarnya pertaruhan besar pada kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia demi masa depan INDONESIA EMAS. MBG ini adaah cerminan visi jangka panjang Indonesia.
Mungkin terlalu dini menilai pertaruhan ini, tapi tentu kita semua tahu, dalam bertaruh, menilik pada 𝐌𝐨𝐝𝐞𝐫𝐧 𝐏𝐨𝐫𝐭𝐟𝐨𝐥𝐢𝐨 𝐓𝐡𝐞𝐨𝐫𝐲 , ada namanya HIGH RISK HIGH RETURN. Kita kadang fokus pada HIGH RETURN tapi sudahkah kita berfikir, bagaimana kalau hasilnya tak sesuai ekspektasi?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp 268,00 Triliun (17,74% dari total belanja K/L) adalah bentuk nyata dari strategi High Risk High Return di level negara. Jika berhasil, "return" bagi Indonesia sangat luar biasa besar dalam 15–20 tahun ke depan:
Beberapa potensi returnya antara lain: Kualitas SDM dengan Penurunan angka stunting secara drastis. Belum lagi Efek Multiplier, yakni Anggaran Rp 268 Triliun tersebut akan mengalir ke petani lokal, peternak, dan UMKM penyedia jasa katering. serta pastinya anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi tenaga kerja produktif yang mendongkrak ekonomi di masa depan.
Tapi kalau GAGAL gimana?
Kalau DEFISIT FISKAL gimana dong?
mau ALL IN di sektor Gizi, tapi bukan berarti bertaruh segini banyak. Malah terkesan terburu-buru cenderung kurang matang.
Sampaikan 1 MBG meskipun 1 Ompreng stainless saja.
Salam
@TradingDiary2 Daripada menghabiskan ber jam-jam hanya untuk mencari mana susu beracun mending anggap aja semuanya beracun.
Kalau objectivenya memang mau minum susu tinggal beli yg baru aja. Pergi ke Indomaret paling cuma 15 menit udah dapet.
Hemat waktu, minim resiko.
@stockmapping Namun di luar semua itu, mau ucapin Terima kasih banyak ke semua tim dan anggota PGK yang udah menemani selama 3 bulan ini.
Khususnya sudah memberikan gambaran dan basic ilmu untuk kenal dunia saham Indonesia. ✅