Arsenal musim ini emang luar biasa.
22 tahun puasa liga, akhirnya mereka akhiri juga. Tapi Eropa adalah hutan yang berbeda.
Di Eropa, Arsenal belum pernah sekalipun nyentuh trofi paling bergengsi ini. Bukan tahun ini, bukan di era Wenger, bukan di era manapun sepanjang sejarah klub mereka. Closest they ever got, ya malam-malam seperti ini. Sampai di final, tapi pulang dengan tangan hampa.
PSG menang 4-3 di adu penalti. Drama sampai akhir. Peter Drury sempet bilang jelang penalti tadi, “there’s gonna be a hero, there’s gonna be a villain, it has to be a winner.”
Dan ya, bukan Arsenal pemenangnya.
Champions of Europe is just not written for them. Mungkin tahun depan mereka coba lagi. Mungkin. Tapi selama sejarah belum berubah, Eropa tetap jadi hutan yang belum pernah bisa mereka taklukan.
Banyak orang bilang “kerja keras pasti cukup”
padahal realitanya, ada kondisi dimana kerja normal memang terlalu lambat untuk keluar dari kemiskinan ekstrem
cerita ini menarik bukan karena omzet 140 juta won per bulan
tapi karena dia sadar satu hal penting :
leverage digital mengalahkan tukar waktu dengan tenaga
dia tidak produksi barang
tidak pegang stok
tidak punya pabrik
hanya bermain di distribusi informasi dan akses produk
itulah kenapa internet menciptakan kelas ekonomi baru :
orang yang bisa menemukan gap pasar lebih cepat dari orang lain
yang bikin respect adalah motivasinya
bukan flexing mobil atau lifestyle
tapi ingin mengangkat keluarganya dari utang
kadang tekanan hidup memang memaksa seseorang berpikir lebih agresif daripada sistem pendidikan biasa
Blunder pertama skligus nunjukin ai maling: “ini gambarnya dari ai ya. Saya minta ai buatkan gatotkaca modern. Nah ini yg keluar.”
Pak tolong pak, itu dari film satriadewa gatotkaca yang desainnya digarap teman2 caravan studio. Atuh lah.
🗣️ Tchouameni: “Meninggalkan Madrid untuk bergabung ke Manchester United. Apakah itu keputusan yang sulit?”
🗣️ Varane: “Gue butuh sesuatu yang berbeda… bahkan gue ngerayain juara Carabao Cup dan FA Cup lebih heboh dibanding saat juara UCL di Madrid" 🤣
Anda benar pak, kita pikir2 orang kayak kita ini bayar pajak kendaraan, pajak PBB, pajak bila makan di resto, pajak cukai rokok, masak masih kurang? kemudian uang dibuat bancaan, lak jancokan kan iku.
Andi F. Noya menyuarakan isi hatinya. Ia marah dengan Pemerintah. Sebab, pemerintah tidak mencarikan pekerjaan untuknya, namun ketika sudah dapat kerja, tiba-tiba pajaknya begitu besar. Dan, apesnya lagi, pajak dari keringat rakyat ini banyak yang dikorupsi.