@inilahdotcom Mungkin beliau bernostalgia. Sebagai anak penggede zaman baheula, berasal dari keluarga ningrat, sepertinya ada rasa rindu berlaku semena2 kepada bedinde 🙏🙏🙏
@yusuf_ch Wong ngene pancen ora ono lawane. Ngenyek karo wong cilik, munduk2 karo wong gede, yen salah ngeles nomer siji, njaluk ngapuro belakangan. Untung aku wis murtad dari budaya Jawa model ngene. Subhanallah, amit2.
@arjunaskykok Yee enak aja. Semua orang berhak jadi presiden, bukan yang keturunan elit doang. Emangnya klo satu muslim koruptor terus semua muslim koruptor?
@PoornimaNimo @Chacha_huu No, Indonesia was predominantly a syncretism of Shaivism, Buddhism and local animist traditions. Later, similar things happened with Indonesian Islam; our ancestors combined Islamic practices with earlier spiritual beliefs. tldr: Syncretism is how it’s done.
Di kebudayaan Jawa, ada istilah “kabotan jeneng” (keberatan nama) yang dipercaya jd penyebab anak sakit2an. Relate gak sih, ternyata nama “Mulyono” yg artinya mulia/ luhur budi itu terlalu berat krn gk sesuai dgn sifat aslinya…
Performa Gibran di sesi perdebatan (bukan pemaparan yah) kali ini mengingatkan uwe pada lagu ini. Asyik untuk dinikmati, tapi kalau dicermati dengan seksama isinya… lol. https://t.co/mROLGwHRsg
Penasaran. Buat yg setuju warung mesti tutup di siang Ramadan untuk menghormati yg berpuasa. Menurut kalian, apa yg harus dilakukan untuk menghormati yg bersyahadat, bersalat, berzakat, dan berhaji? Karena rukun islam kan bukan cuman puasa Ramadan?