Jadi semakin penasaran apa itu film PESTA BABI yang dilarang dimana mana.
Backsound lagunya keren...
Nampol banget, pantesan banyak yang klojotan dengan film ini. 😂😂😂
Kalo old money kiblatnya
udah mulai ke ranah kebutuhan pokok manusia kayak tiba2 buka usaha f&b, air, dll yg sifatnya primer udah paham kan arahnya ke mana
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR di Kalimantan Barat jadi sorotan usai juri menyalahkan jawaban benar dari regu SMAN 1 Pontianak. Jawaban yang dinilai salah itu justru dianggap benar saat diucapkan regu SMAN 1 Sambas dalam babak final.
Insiden ini terjadi saat peserta menjawab pertanyaan soal lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam memilih anggota BPK. Regu SMAN 1 Pontianak mendapat minus 5, sementara jawaban serupa dari SMAN 1 Sambas diberi nilai 10.
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, meminta maaf atas kejadian tersebut. Ia menyebut akan mengevaluasi total sistem perlombaan, termasuk kinerja juri, teknis tata suara, hingga mekanisme banding agar kejadian serupa tak terulang.
Salah satu juri, Indri Wahyuni, menilai artikulasi peserta dari SMAN 1 Pontianak tidak terdengar jelas sehingga jawaban dianggap tidak lengkap. Namun kejadian ini tetap menuai kritik, termasuk dari Sekda Kalbar Harisson yang menilai MPR seharusnya memiliki sistem perekam digital untuk memverifikasi jawaban saat terjadi protes.
📸: Dok. YouTube MPR RI.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum?
Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar.
Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain.
Gimana menurut kalian?
Solidaritas dibutuhkan. Petani Laoli, Luwu Timur Memanggil…!!
Rabu 29 April 2026. Pemerintah Kabupaten Lutim yang mengklaim memiliki HPL di atas Lahan Petani Laoli kini mencoba untuk melakukan upaya penggusuran lahan dengan menggandeng kekuatan dari satuan TNI/Polri - Pol PP.
Mereka memaksa masuk dengan dalih land clering untuk proyek strategis nasional PT. IHIP.
Sc: lbh_makassar
—-
Udah macam penjajah aja ini.
Astaghfirullah bukan melindungi dan mengayomi, malah menzalimi…