Muhammad kehilangan penglihatan di mata kanannya setelah dahinya dipukul dengan popor senapan oleh seorang serdadu "Israel" saat ia mengungsi dari Gaza utara.
Cedera parah ini menyebabkan kerusakan retina dan mengakibatkan hilangnya penglihatan di mata kanannya.
Muhammad kini tinggal bersama keluarganya di tenda pengungsian dalam kondisi kemanusiaan yang sangat sulit. Satu-satunya impiannya adalah pergi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan medis khusus yang tidak tersedia di Gaza.
@eyeonpalestine@sahabatalaqsha
A settler attacked a mother, her child, and their dog in their home in Masafer Yatta in a horrifying scene during the first days of Eid. Settler violence is not isolated — it is enabled by government support and international complicity
Despite the pain and losses, Eid Takbeers echo through the streets of Gaza, carrying resilience, faith, and the unwavering spirit of a people who refuse to be broken.
So, sudah berapa puluh kali Handai Tolan sekelian akhir-akhir ini mengetahui berita-berita kebencanaan dalam negeri dari media asing seperti ini?
Inilah satu dari jutaan ketidakbecusan rezim saat ini dalam mengelola negara.
🚨BREAKING: Israeli forces killed a child, Mona Nabil Abu Labda, after shelling targeted a tent in the Ghith camp on Street 5 in Al-Mawasi, Khan Younis, southern Gaza Strip.
Hani Shakshak kecil terluka dalam serangan "Israel" di Gaza utara. Ia mencari perlindungan di dalam tenda. Ketika korban luka lainnya dievakuasi, ia tertinggal di tengah kekacauan. Selama 24 jam yang menyiksa, keluarganya mencari di antara rasa takut dan harapan. Akhirnya, mereka menemukannya dalam kondisi syahid—telah kehabisan darah, sendirian.
@sana_aljamal82@SahabatAlAqsha
Ingat baik-baik namanya, Nalince Wamang
Pelajar asli Papua, 17 tahun, tewas ditembak oleh tentara saat sedang mendulang emas di wilayah bekas aliran limbah tambang PT. Freeport demi mencari uang untuk kuliah
Dimiskinkan sistem, dibunuh aparat negara
Never forget, never forgive
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
Jadi gambarannya seperti ini:
ADA SURAT DINAS BERISI ARAHAN MENTERI IMIGRASI RI
UNTUK TOLAK TIAP WARGA PALESTINA YANG MAU MASUK INDONESIA SEJAK 2025.
IB HRS menginfokan bahwa mantan Menteri Kesehatan Palestina Dr. Basim Na'im & rombongan setelah silaturrahim dengan PM Malaysia & Tokoh Islam Malaysia, pada tanggal 25 April 2026 ingin ke Indonesia, tapi permohonan Visa Indonesia di KBRI Kuala Lumpur ditolak, sehingga mereka kembali ke Turki.
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI
NOTA DINAS
NOMOR: IMI.2-UM.01.01-5056
Yth. : Direktur Tempat Pemeriksaan Imigrasi
Dari : Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan
Hal : Permohonan Penolakan Pendaratan dan Penyampaian Pembatalan Visa Warga Negara Palestina
Lampiran : 1 (satu) berkas
Tanggal : 17 September 2025 untuk dilakukan penolakan
Menindaklanjuti arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bahwa setiap orang asing berwarga negara Palestina pemegang visa jenis apapun yang akan masuk ke Indonesia yang melewati Tempat Pemeriksaan Imigrasi baik darat, laut maupun udara untuk dilakukan penolakan dengan alasan keimigrasian (immigration reason). Sehubungan dengan hal tersebut bersama ini dengan hormat disampaikan permohonan bantuan untuk dapat diinformasikan kepada Seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Indonesia (Terlampir Berita Acara Pembatalan Penerbitan Visa).
Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih.
Padahal IB HRS sudah minta bantuan ke beberapa pihak yang berkompeten agar mereka diizinkan Silaturrahim ke Ormas & Tokoh Islam Indonesia, tapi gagal.
Imigrasi pernah membantah bahwa Surat Nota Dinas Tahun 2025 tersebut Hoax, tapi fakta kejadiannya sesuai dengan isi Nota tersebut.
Siapa Dalang Penolakan Tokoh Palestina ke Indonesia !?
Apakah ini dampak Indonedia ikut BoP !?