sama seperti sentimen “kalau miskin ga usah punya anak.” sangat klasis. andai saja org2, terutama nakes, memahami bahwa akses pendidikan yg baik memengaruhi health belief yg baik, society would be angrier to policy makers instead of cruelly judgy to underprivileged people.
The concept of hajj is so capitalistic in a way that one of the holiest experiences in Islam can feel like something you have to spend years saving and competing for and every year it feels like it gets more exclusive.
“Pergi haji jika mampu” ya iya sih masih ada kata ‘jika’ but that doesn’t mean pemerintah boleh menyusahkan masyarakat yang mau naik haji.
Saking minimnya job berkualitas, dicari-cari hal buat eliminasi kandidat, termasuk screening medsos.
Aktif scr politik? Kritis? Nyeleneh? Red flag. Sok-sokan bermain Tuhan, cik
Gimana?
Berisiknya kita soal MBG dan kematian petugas Kopdes karena keletihan latihan militer sudah nyaris hilang terganti sama isu LGBTQ ya?
Masih belum percaya ini playbook rejim fasis yang selalu korbankan minoritas?
Yang ditutupin:
1. Keluarga Prabowo ditipu sama agen CIA bodong (Gaurav Srivatava)
2. Rupiah tetap melemah menuju 18rb walaupun Suku Bunga BI udh naik kurang dari 1 bulan
3. Mengalihkan emosi warga atas naiknya BBM Pertamax ke 16rb
4. Permintaan kenaikan Gaji Dosen Guru di MK