Orang yg ia andalkan, orang yg ia cinta, orang yg ia percaya justru abai padanya, tak peduli perasaannya, menganggap tdk penting setiap curahan hatinya.
Keputusan finalnya salah besar, tapi suaminya yg abai berdosa lebih besar.
Baca kasus ibu bvnvh diri bahkan sampe bvnvh anak anaknya juga, banyak yang komentar "ibukk, kalo ada apa apa cerita bukk, jangan dipendam sendiri bukk"
Pernah ga berpikir bahwa jauh sebelum si ibu mengambil keputusan tsb, ia sudah berusaha mengungkapkan apa yg jadi beban pikiran
Ia punya banyak relasi, tapi ia tetap merasa sendiri
Komentar lainnya " Curhat ke Tuhan bukk, apakah ibukk tidak percaya kuasa Tuhan??"
Saya yakin 100% si ibu percaya akan rahmat dan karunia Tuhannya
Tapi bukan itu masalahnya