@salam4jari A : Yg ambil keputusan memilih & melantik = pelanggaran konstitusi
B : Emang gue pikirin...nyenyenye
C : Sdh msk agenda pemakzulan. Tinggal dukungan rakyat luas.
Konferensi Republik dibatalkan di kampus UI, beberapa jam sebelum acara.
Ini mengapa, kita tak bisa terlalu naif melihat 3 menteri dan Totpol di UGM itu beneran mau buka ruang dialog yang demokratis.
https://t.co/GJXO3SS5nX adalah inisiatif koalisi masyarakat sipil yang berfungsi sebagai oposisi alternatif atau kabinet tandingan. Gerakan ini bertujuan mengawal kebijakan pemerintah melalui narasi berbasis bukti dan menjadi sparing partner yang sepadan bagi pemerintah.
Dicari menteri - menteri kabinet bayangan.
Orang muda, berintegritas, non partisan, berkompeten, punya rekam jejak baik, kritis dan berani membela kepentingan rakyat 🔥
Saat ini, Koalisi Selamatkan Pendidikan Indonesia sedang mengajukan uji materi terhadap UU APBN 2026 yang memasukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam komponen anggaran pendidikan.
Kami mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui Amicus Curiae
USUARIOS DE ANDROID, ¡LEAN ESTO!
Tu teléfono dice: “Almacenamiento lleno”.
Entonces borras fotos. Borras vídeos. Desinstalas aplicaciones. Y, aun así, el espacio libre apenas aumenta.
Eso ocurre porque los verdaderos culpables no suelen ser tus fotos ni tus aplicaciones, sino toda la basura oculta que Android almacena silenciosamente en segundo plano.
Ayer limpié mi teléfono y recuperé 35 GB sin borrar ni una sola foto, vídeo, aplicación o chat que realmente uso.
Así es exactamente como lo hice:
👇👇
Rapor legislasi DPR RI Masa Sidang IV (Maret–April 2026) ternyata balik lagi ke setelan pabrik nih, alias minus transparansi. Bayangin aja, dari 68 agenda rapat legislasi, cuma 31% yang ada dokumen Laporan Singkatnya.
Ada benarnya, ini biasanya disebut elite recruitment theory dan public choice theory. Dalam perspektif ini, sebagian orang masuk gerakan bukan karena idealisme murni, melainkan karena gerakan adalah jalur mobilitas sosial dan politik. Namun penjelasan ini juga tidak cukup. Jika semua mantan aktivis adalah oportunis sejak awal, kita sulit menjelaskan mengapa sebagian tetap konsisten, bahkan memilih mundur atau berkonflik dengan penguasa. Kayak almarhum Munir misalnya. Ada banyak contoh lain, di Indonesia maupun berbagai negara lain, aktivis tetap hidup sederhana, tidak masuk politik, atau bahkan membayar mahal atas sikap mereka. Jadi, kemungkinannya adalah kombinasi karakter individu dan struktur kekuasaan yg berperan. Orang yang oportunis akan lebih mudah berkembang dalam sistem yang korup. Sebaliknya, orang yang idealis akan menghadapi tekanan besar untuk berkompromi, meski tidak semua akhirnya menyerah.
@aik_arif@bmartawardaya Theory of institusionalization berasumsi individu2 tsb gampang larut (nir benteng idealisme) pd lingk. organisasi.
3 cth org bersih, mungkin trjd krn ada lapisan2 organisasi. Di KPK bersih, di eksekutif msh kotor.
Ada juga model "dilindungi", macam Purbaya, teknokrat era Orba.
Check out our latest article on prehistoric coastal subsistence in Island Southeast Asia. The paper is open access and free to download: https://t.co/K7o3blOfAN
Someone built the largest library in human history, and the publishing industry has spent years trying to erase it.
It's called Anna's Archive.
This got 64 million books and 95 million academic papers, every one of them free, sitting in one searchable place.
Here's what it actually is.
For centuries, knowledge had a gatekeeper. A $200 textbook. A $40 paywall on a research paper your tax dollars already funded. A journal that charges a student in Lagos the same price as a professor at Harvard, knowing one of them can't pay.
Anna's Archive tore that wall down.
It pulls together Sci-Hub, Library Genesis, and Z-Library into a single mirror and makes the entire thing downloadable for free. You search a title, you get the file.
The code and data are 100% open source. Anyone can mirror the whole archive in bulk over torrents, which is exactly why no single takedown can kill it. Knock down one domain and three more are already running.
The academic publishing industry makes billions reselling research it didn't write, didn't fund, and didn't pay the authors for.
Anna's Archive is the answer to a question they hoped nobody would ask out loud.
Through FOI disclosure, financial records, source interviews + data analysis, we found that VFS – which is contracted by 71 govts to carry out visa administration – routinely misleads + pressures applicants to buy costly services that should be optional