Lagi naik Grab.
🧔🏻♂️: "Mbak, udah nikah?"
👩🏻: "Udah, Pak."
🧔🏻♂️: "Udah punya anak belum?"
👩🏻: "Belum."
🧔🏻♂️: "Jangan kelamaan ditunda, Mbak. Punya anak itu bahagia banget. Dulu saya sama istri biasa aja, tapi sejak ada anak, MasyaAllah beda rasanya. Nanti pas tua juga ada yang ngurus, bisa dinafkahi anak."
👩🏻: "Nah, pola pikir kayak gitu yang sering bikin anak jadi 'investasi' orang tua. Ujung-ujungnya lahir sandwich generation. Kasihan juga kalau anak dibebani ekspektasi begitu. Hehe."
🧔🏻♂️: langsung diem.
Maaf ya, Pak. Kadang memang ada obrolan yang perlu dikasih sudut pandang lain. 🤙🏼
This is horrifying, upsetting, disgusting, and misogynistic on EVERY level. This isn't protecting her from anything except just caging her. I can't fathom the fact that religious people think it's normal and acceptable.
indons’ homophobia is really rooted in pure misogyny cause how are you calling a literal married couple (luna maya & husband) “penyimpangan” just bc “reverse wedding attire” and calling a straight man baskara boti cause he’s an ally
Ini pride month paling tersedih ya kayaknya. Soalnya makin banyak kebencian dan persekusi terhadap lgbt. Stay safe selalu ya teman2 queer 🫶🏻
Hindari perdebatan yg tidak perlu, karena akan berujung sia-sia. Usahakan selalu berbuat baik meskipun kita dibenci karena identitas kita
Ewh no, cewek kalo udah dewasa seharusnya tau apa yg baik/buruk buat dirinya sendiri, ga perlu ada yang larang apalagi sampe 'seneng' kalo dilarang, ini mindset patriarki btw :v
hijab bikin gerah, rontok, ketombean, bau, epek tp tetep banyak yg istiqomah dan perawatan lebih ekstra (tentu bukan gw), laki nutup celana doang mah easy peasy masih aja kakean cangkem.