Gas pol volume speaker Anda:
Ini adalah salah satu video paling indah yang pernah gue tonton. Editingnya keren.
Tidak ada penggemar Arsenal yang tidak akan merasa tersentuh atau termotivasi oleh video ini.
Bahkan para haters pun hampir bisa meneteskan air mata.
PELAJARANNYA: Jangan pernah menyerah! 💪❤️
🚨 EXCLUSIVE: Arsenal have tonight submitted a massive offer to West Ham for England midfielder Declan Rice. Proposal is for £100m + £5m in add-ons - would be a record for a British player as #AFC try to agree deal with #WHUFC for top target @TheAthleticFC https://t.co/ZuFqkCbQcE
"Gabisa banggain trophy, sekarang banggain jumlah fans"
Sebagai fans Arsenal, kita seolah dituntut untuk tidak membanggakan apapun, sekalipun sudah berhasil meraih juara.
Bahkan kita dituntut untuk diam. Kita dituntut untuk tidak melawan.
Biarkan saja mereka mau bilang apa. Setelah bertahun-tahun setia menemani klub di masa-masa sulit, kita punya hak sepenuhnya untuk merayakan setiap jengkal kesuksesan saat ini.
Enjoy the moment, karena perjalanan dan proses menuju puncak ini sama sekali tidak mudah. COYG ❤️
"It's a tough one to lose after being superb for 90mins, I've been there and it's a horrible feeling and would get worse in the next couple of days, but you gotta move on again next season"; John Terry
Arsenal: Terlatih untuk bangkit lagi
Arsenal tercatat 9 kali jadi runner up di kompetisi lokal. Catatannya:
Era Premier League (sejak 1992): 6 kali (1998/99, 1999/00, 2000/01, 2022/23, 2023/24, 2024/25). Lalu, Era Divisi Utama: 3 kali (1925/26, 1931/32, 1972/73).
Bersama Arteta, 3 kali berturut-turut, sebelum akhirnya jadi juara di tahun ini. Di mata saya, itulah kebanggaan tersendiri, ketika sebuah klub menjadi cermin, menjadi panutan. Bahwa di dalam kehidupan, orang yang berani bangkit untuk berjuang lagi, akan mendapatkan kebahagiaan pada saatnya.
Tahun lalu, Arsenal sampai di semifinal. Tahun ini, bermain di laga puncak. Lawannya sama, PSG yang monster itu. Melihat klub saya berani mencoba lagi, bahkan tahun ini tak terkalahkan selama 90 menit, membuat kekalahan ini terasa seperti reminder saja. Bahwa kalau kamu jatuh, pilihanmu adalah bangkit dan berusaha lagi.
Fans Arsenal yang baik. Dunia akan kejam kepadamu. Seharusnya, kita yang paling mampu menghadapi tekanan itu. Pengalaman, penerimaan, dan mentalitas untuk bangkit lagi, kita yang punya.
Malam ini, bersedih kita bersama. Melepaskan semua adrenalin dan kegelisahan. Esok pagi, ketika dunia semakin kejam, kita bisa bilang ke diri sendiri: "We go again. Over land and sea."
Be proud. COYG
Declan Rice reaction after the Champions League final loss to PSG.
He knows how close Arsenal were to winning it. He knows we'll be back.
All the most recent UCL runners-up have bounced back and won it.
Chelsea, Liverpool, and even PSG all lost and came back to win it.
🚨Rice “Mikel is gutted but he spoke about how much he loves us. I think we have come so far as a club. When I came to this club it was a QF exit then a Semi Final exit and now a final exit. One more step and we go again.
One thing about us, this wont define us.
We will be back”
Terima kasih sudah berjuang, @Arsenal. Tak terkalahkan sampai laga puncak dan meladeni monster PSG.
Adu penalti, susah untuk berkata-kata. Selamat untuk PSG. Sampai detik akhir, inilah hasilnya.
Sebagai fans Arsenal, kita yang paling akrab dengan mencoba lagi. Berjuang lagi. Angkat dagumu, fans Arsenal. Di mata saya, ini bukan kekalahan yang memalukan.
#COYG
Gabriel Magalhães. One kick does not define you. Unbelievable across 120 minutes tonight, and stellar all season long. We stick together - in the good times and the bad.
¿Cómo se calla a los críticos? Como lo hace Mikel Arteta.
En meses pasados, Gary Neville criticó fuertemente al Arsenal por "debilidad mental" y por "jugar con pases a los lados y atrás", afirmando que iban a perder el título.
Ahora que son campeones, Gary y Mikel Arteta se encontraron en un podcast. Mikel no le reclamó nada. Simplemente le regaló la camiseta del campeón, con la frase "para nuestro mayor fan".
Gary la recibe mientras Mikel sonríe a su lado. Así se calla a los críticos. No hay nada más que agregar. Tipazo Mikel.