Sudah bebas semua kemarin, ini pesan mereka di hari pembebasan, sambil menyerukan pembebasan warga2 lain di daerah lain yg juga mengalami kriminalisasi
Pelakunya adalah anggota TNI, Praka Junaidi.
Dia minta videonya dihapus, tapi kita sebarkan agar beliau jadi selebgram. @Puspen_TNI
Intimidasi ini terjadi saat wartawan meliput aksi damai di depan Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon, Kamis (25/12/2025).
👇 Kronologi
Cetak sawah digarap Jhonlin Group, proyek tanam tebu digarap 10 koporasi raja gula
Dan di sana, ada 50.000 masy adat Papua di 40 kampung (Malind, Yeinan, Kimahima, Maklew) yang terancam digusur proyek
Read that again & let it sink in
Kebayang daya rusaknya bakal sebesar apa?
🚨 PERPANJANGAN STATUS TANGGAP DARURAT BENCANA 🚨
1. Aceh
Memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 8 Januari 2026.
2. Sumatera Utara
Memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 31 Desember 2025.
Mari teruskan solidaritas untuk saudara-saudara kita di Sumatera!
Negara sakit adalah negara yg ketakutan melihat bendera bulan bintang atau bendera binatang kejora berkibar. Krn pengibaran bendera itu menunjukkan posisi negara sbg negara kolonial thd rakyat sendiri
Ketika TNI melakukan tindakan represif dan Intimidasi maka Sodorkan MOU HELSINSKY kita punya payung hukum.
Secara Defacto dan de jure, Mou telah mengatur larangan Militerisasi di Acheh.
Acheh Darurat Bencana Bukan Darurat Militer.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Asih Widodo pada 21 Desember 2025. Sepanjang hidupnya beliau teguh memperjuangkan keadilan atas meninggalnya putra tercinta, Sigit Prasetyo, korban peristiwa Semanggi I 1998.
The principle of "social justice for all Indonesians" sounds like an empty slogan. Because there is no justice for the Papuan people. The most brutal Christmas gift from the government to the Papuan people is the deployment of soldiers to secure the destruction of Papua's nature
Jejak Endipat di Bisnis Ekstraktif
Rekam jejak Endipat Wijaya nyaris sepenuhnya terjalin di sektor ekstraktif, dari kehutanan industri sampai batu bara.
Lulusan Teknik Metalurgi ITB ini memulai karier di Double A Group, perusahaan pulp dan kertas yang sepenuhnya bergantung pada pasokan kayu skala besar dan menjadi bagian dari industri kehutanan komersial di kawasan Asia.
Setelah itu, ia bergeser ke Kalimantan Timur dan bekerja di PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu tambang batubara terbesar di Indonesia yang dikendalikan keluarga Bakrie.
Tahap berikutnya, Endipat menjadi manajer di PT Nusantara Energy, perusahaan batubara di Berau, Kaltim yang merupakan bagian dari jaringan usaha Prabowo Subianto.
Kini ia duduk sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra, partai yang juga dipimpin Prabowo Subianto, dengan Dapil Kepulauan Riau.
https://t.co/WoBzUKXe7X
"Negara sedang membangun Papua"
Pertanyaannya, "membangun" untuk siapa?
Palang warga adat ditrobos, tanah adat dirampok buat food estate 2 juta ha. Jelas pembangunannya berpihak pada pemilik modal
Bahkan kolonialis pun menjajah dengan dalih pembangunan
Dari mas Botok, Teguh dan warga Pati lainnya kita belajar cara mendidik pejabat. Bahwa PBB ga jadi naik di Pati dan banyak tempat lain yang rencana awalnya juga akan naik, adalah hasil perjuangan mereka.
Hari ini mereka di penjara, beberapa lain masih diburu.