🌼 COMMISSIONS OPEN🌼
--- RTs and Likes are appreciated ---
Yang mau dibikinin fanart, ilustrasi buat gift bisa DM ya
PRICELIST & DETAILS => https://t.co/J5PxNxehWR
Minggu lalu gue nonton reel, “Kenapa perempuan banyak yang rush into relationships/marriage, sementara laki-laki cenderung lebih santai?”
Terus orangnya jawab;
“Coba lo bayangin kalo dari kecil cowok-cowok diajarin bahwa mereka cuman bisa kerja sampai umur 25. Setelah itu mereka nggak akan bisa menghasilkan uang lagi. Menurut lo, mereka bakal desperate buat buru-buru kerja dan cari duit nggak, apalagi ketika semakin mendekati umur 25? Exactly.
Kurang lebih begitu juga dengan perempuan. Kita hidup dalam sistem patriarki yang dari kecil sering mendoktrin bahwa perempuan ‘harus’ menikah sebelum umur 30. Begitu lewat 30 dan belum menikah, langsung ada stigma macam-macam: terlalu pemilih, susah dapat pasangan, nggak laku, dan sebagainya.
Kalau dari kecil lo tumbuh dalam lingkungan yang terus-terusan menanamkan standar seperti itu, ya mau nggak mau lo akan merasa dikejar waktu. Jadi bukan semata-mata karena perempuan ‘terlalu desperate’ buat menikah, tapi karena sejak kecil kita udah diajarkan bahwa ada batas waktu tertentu untuk mencapai hal tersebut.”
and I fucking gagged.