Came over to Deandraโs and got fed by Om Adit himself. Soto buatan beliau? A solid 10/10, no notes, no constructive criticism. With all due respect to every soto Iโve ever had, this one mightโve just raised the standard permanently. Soto TANPA kecap!
Also, shoutout to Om Adit for the hospitality. Came here as Deanโs guest, leaving with a full stomach and a new reason to keep coming back. Respectfully, Om, if thereโs ever a second serving, please count me in.
Came over to Deandraโs and got fed by Om Adit himself. Soto buatan beliau? A solid 10/10, no notes, no constructive criticism. With all due respect to every soto Iโve ever had, this one mightโve just raised the standard permanently. Soto TANPA kecap!
Dasar. Sudah berani menyodorkan bibir, menikmati lumatan sesukanya, lalu melarikan diri seolah tak baru saja mengusik ketenangan hatinya.
โDean, anjirโโ Tawanya pecah, jemari menyapu sudut bibirnya sendiri sebelum ia menanggalkan sabuk pengaman dan menyusul keluar.
@psychotext Pemandangan Deandra yang tergesa-gesa meloloskan diri dari mobil menyisakan Janalaras dalam kebisuan sesaat. Sudut bibirnya terangkat, mengulum seringai yang sarat kepuasan.
Jemari Deandra hendak ambil tisu, namun kalah cepat dengan Janalaras yang ambil batas jarak mereka. Bibirnya terasa dilumat kecil, membuat Deandra tertegun sejenak.
Keningnya mengerut, bibirnya mencebik. "Udah? Gitu doang?"
Kembali ia nikmati cokelat di dalam mulutnya sambil perhatikan lalu lalang di luar mobil.
Tak ada percakapan berarti antara keduanya hingga sampai di rumah Deandra.
"Lupa, papa bikin nasi gak ya tadi pagi," celetuknya pelan sambil buka sabuk pengaman mobil @binarkirah
@binarkirah Deandra sedikit merinding dengan ucapan pertama yang keluar dari mulut Janalaras. Sejak kapan pemuda itu gunakan kata-kata seperti itu? Seperti bukan Janalaras.
Lirikannya menatap curiga. Aneh sekali tapi Deandra pilih abai.
@binarkirah "Panas gak ngotak," komennya sambil membuka bungkus cokelat tadi. Dingin dari pendingin cukup meredakan.
Sepotong cokelat diarahkan ke depan bibir @binarkirah, sementara potongan lainnya masuk ke mulutnya sendiri.
"Mau langsung ke rumah?
@binarkirah Mobil yang sangat akrab tertangkap indranya. Di dalam dari kaca jendelanya yang turun setengah, Janalaras melambai.
Bergegas Deandra masuk ke dalamnya, duduk di sisi samping pengemudi. Dari dalam tasnya dikeluarkan sebatang cokelat.
@binarkirah Jarinya mengetik balasan. Supaya nanti Janalaras tidak pusing cari dirinya dimana.
โ โ
iMessage | ayas. (@binarkirah ).
: okay.
: gua di dekat parkiran utama.
โ
@binarkirah Deandra duduk di salah satu bangku kantin, menyesap kopi susu dingin yang tadi dibelinya. Getar di ponsel bersamaan dengan tampilan pesan singkat dari Janalaras.
Beranjak, pun tas dan minumannya yang sisa setengah dibawa. Rencananya ia akan tunggu di dekat parkiran utama.