Please foto pelempar air keras hasil AI jelek itu ga usah klean sebarin lagi.
Itu pertama kali nongol dari akun2 meme & shitposting gede yg beberapa di antaranya selama ini keliatan banget jadi buzzer rezim.
AI tu bikin foto ngasal ambil based on muka2 orang awam. Bisa2 itu tuh buat cari kambing hitam & ngacauin penyelidikan.
"Guys Prabowo baru aja bilang dia happy karena ROA Danantara naik 300% di tahun 2025.
Sebelum lo ikut tepuk tangan gw mau ajak lo mikir sebentar.
ROA itu simpelnya adalah dari semua uang yang dikelola, berapa persen yang balik jadi keuntungan.
Danantara ngklaim kelola aset 1 triliun dolar. Itu setara 16.000 triliun rupiah. Dan katanya ROA nya naik 300%.
Kedengarannya gila. Tapi gw mau tanya satu hal dulu.
300 persen dari berapa?
Karena ini yang tidak pernah dijelaskan.
Kalau ROA awalnya 0.1% terus naik 300% berarti sekarang cuma 0.3%. Dari aset 16.000 triliun itu keuntungannya cuma sekitar 48 triliun. Terdengar besar tapi untuk ukuran aset sebesar itu itu sangat kecil.
Dan gw kasih perbandingan biar lo ngerti.
BlackRock itu perusahaan investasi terbesar di dunia. Kelola aset 10 kali lebih besar dari Danantara. Timnya ribuan orang. Teknologinya terdepan. Pengalamannya puluhan tahun.
ROA mereka per tahun sekitar 0.05 sampai 0.06 persen.
Warren Buffett yang udah investasi selama 60 tahun lebih dan dianggap investor terbaik sepanjang sejarah rata rata return nya sekitar 20 persen per tahun. Dan itu dianggap luar biasa oleh seluruh dunia.
Danantara yang baru dibentuk belum genap setahun klaim ROA naik 300%.
Masuk akal gak?
Dan ini yang paling penting lo pahami.
Danantara itu kelola aset BUMN Mandiri, BRI, BNI, PLN, Pertamina, Telkom. Perusahaan perusahaan itu udah ada puluhan tahun. ROA mereka udah ada dari sebelum Danantara lahir.
Jadi pertanyaannya simpel ROA yang naik 300% itu beneran karena kehebatan Danantara? Atau karena mereka pilih angka pembanding yang paling menguntungkan buat dijadiin headline?
Aset yang dikelola Danantara itu bukan uang dari langit. Itu uang rakyat. Aset yang dibangun dari pajak dan kerja keras puluhan tahun.
Kalau beneran naik 300% tunjukkan laporan keuangannya. Tunjukkan siapa auditor independennya. Tunjukkan metodologinya.
Karena angka tanpa bukti yang bisa diverifikasi itu bukan prestasi.
Itu iklan.
Sejumlah rumah pejabat dijarah, ada Mercy merah yang sangat mencolok, kemunculan kelompok yang diduga provokator, dan penjarahan yang berlangsung cepat serta terkoordinasi. Ada pembiaran terhadap penjarah.
Project Multatuli mengumpulkan video dari medsos dan CCTV warga, serta mewawancarai belasan orang, lalu menganalisisnya.
Simak analisis selengkapnya dalam reportase โMemori 1998 Dalam Penjarahan Agustus: Hilangnya Polisi dan Misteri Mercy Merah dari Soloโ di - https://t.co/3kaj7ZmI3T
I beg to differ.
Chinaโs rise come from 50 yrs of state led industrial policy, not extreme working hours. Since the late 70s, the state drove massive investment into manufacturing, infrastructure, energy, ports, logistics, backed by state bank credit, export focused strategy, technology transfer, etc etc. Growth came from higher productivity, scale n capital intensity.
China also repeatedly intervened to prevent elite capture aka oligarchs (remember jack ma?). Thru anti corruption campaigns n crackdowns on overly powerful billionaires, the state reassert control over capital when it threatened social stability or country long term goals.
996 appeared much later in private tech firms, popularize by Jack Ma of Alibaba n Richard Liu of JDcom. It was never a growth engine. In fact, China govt eventually stepped in via Supreme Court, declared excessive overtime illegal n forced firms to roll it back. That alone shows 996 was seen as a problem to be corrected, NOT a development strategy.
Source:
1/ China 40 year of econ transformation https://t.co/HzLyiS6Cpa
2/ 996 ruled Illegal in China https://t.co/3q64DXZZgt
3/ Chinese workers created a movement called https://t.co/hAfxNXWNIb to fight the toxic culture: https://t.co/PNsxNEh7a2
Betul, pertama kali debut namanya itu Busway karena dulu itu TransJakarta merupakan Badan Layanan Umum Daerah bernama Unit Pengelola Transjakarta Busway (Wikipedia).
Funfact juga: dulu Pak Sutiyoso sempat merencanakan 4 moda: monorel, MRT, BRT, dan waterway.
Dalam perencanaannya yang terpilih itu BRT. Kenapa? Karena paling feasible.
Makanya diskusi beberapa waktu lalu, untuk membuat kota lain juga aktif transum nya maka bisa dikembangkan dari BRT nya dulu โผ๏ธ
Gede Pangrango, gunung favorit pendaki kalcer sekaligus toren air raksasa bagi penduduk di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya hari ini sedang terancam karena proyek pembangkit geothermal.
Apakah kita tak belajar dari bencana Sumatera?
Foto: Esa Setiawan/Trend Asia