Kepada perempuan, istri, pacar, anak, atau siapapun yang jadi korban kekerasan, segera hubungi hotline SAPA 021-129 (24 jam) atau https://t.co/FkfvTcCVkk untuk dapatkan pertolongan.
Bisa juga hubungi WCC/LBH sesuai domisili di sini: https://t.co/0EqIPTEECO
Sumber: https://t.co/qdOeDGT22K
(3/3)
Dukung kami pencegahan kekerasan dengan edukasi musikal ke sekolah/pesantren supaya tidak ada korban atau pelaku selanjutnya:
Anak kiai di Jombang, Jawa Timur, yang dihukum tujuh tahun karena melakukan kekerasan seksual terhadap seorang santriwati, diam-diam dibebaskan lebih awal dari penjara, berdasarkan temuan investigasi BBC Eye. https://t.co/LwMMaoBK4D
kok sampe sekarang prabowo masih blum ngucapin belasungakawa ke para korban atas tenggelamnya kapal virgo ya? dia lagi mempraktikan mindfulnes in the era of bad news kah?
gara gara program tolol wowok anjing! @infoBMKG sampe gak punya rilis terbaru mengenai asal sumber getaran dan dentuman di bandung dan Cimahi. sampe masy khawatir dan bingung mitigasi apan yang harus dilakuin.
Ibu orang utan dan bayinya bertahan di atas pohon di tengah lahan yang terbakar di Sampit, Kalimantan Tengah.
Mereka adalah Raya, orang utan betina berusia sekitar 20 tahun, dan Rayu, anak orang utan berusia satu tahun.
Orang utan ditemukan berguling-guling dalam kondisi lemas di kebun sawit di Ketapang, Kalimantan Barat.
Orang utan itu diduga lemas karena menghirup asap kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan gangguan pernapasan.
“Rumah saya terbakar! Masih banyak orang di dalam rumah!” kata Endang Susilawati pada tim penyelamat yang sedang mengevakuasi warga di Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Endang panik karena api dan asap kebakaran hutan mengepung adik dan kakeknya.