Banyak faktor yang terlibat saat orang memutuskan menikah. Faktor pasangan, keuangan, pengalaman, kesiapan mental, keluarga, dsb. Terlebih keputusan menikah itu sangat personal adanya. Itulah kenapa pertanyaan “kapan nikah?” itu iritating meski sederhana. Jawabnya rumit soalnya.
Aku sering berdoa, jauhkanlah aku dari mental mengemis; meminta-minta belas kasihan karena aku malas. Dekatkanlah aku dengan keteguhan bekerja keras dan berjuang mendapatkan rezeki yang layak kuterima. Beri aku pikiran yang jernih dan kesungguhan menggapai tujuanku.
Twitter sempat kehilangan arah dan berpikir, “Instagram bikin fitur story. Whatsapp, Facebook, Youtube pun begitu. Kayaknya Twitter harus bikin Fleet juga, deh.” Hingga di satu titik, Twitter sadar: Untuk diterima di pergaulan, kita tidak perlu ikut-ikutan. Selamat tinggal, Fleet