Selalu muncul "andaikan..", "kalau boleh milih", "seandainya" dan kata lainnya yang sejenis.
Kitanya lagi banyak berharap, tanpa sadar, apa yang terjadi hari ini adalah yang terbaik buat kita. Percaya aja dengan sang Pencipta, semoga jalan ke depan lebih ringan dan terang
We made mistakes, we not only me. Then why you putting blame only at me? Is it fair? Rather that thinking what next, you only focus to who to blame.
Its not healthy anymore
Kondisinya sekarang udah ngajuin cuti karena ortu mau operasi. Udah minta bantuan backup juga. Follow up tetep jalan, tapi hari ini lagi ngurusin sana sini di RS, tetep aja dikejarin kerjaan.
Bukannya gak mau, yang pegang fisiknya di sana. Terus ini lagi di IGD loh. Ya ampunn
Makin sini makin nggak sehat. Udah perlu planning kedepannya harus seperti apa. Nggak sehat kalau dalam kondisi gawat darurat aja masih dikejarin. Padahal sudah info jauh jauh hari. Semangat!
Gak pernah marah dan semarah ini dengan kerjaan, biasanya selalu dilakuin. Sakit? Tetap jalan, ada keperluan apa? Tetep bantu follow up. Gak jadi masalah
Belakangan ini ngerasa lagi gak perform, entah overload atau apa. Sejauh ini sudah selalu mengusahakan juga, tapi ada aja yang miss atau kurang. Semangat dehh
Belakangan ini mulai nggak bisa cuti, nggak diperbolehkan lebih tepatnya. Padahal sisa cuti masih banyak, pendingannya nggak di gue, dan kalauoun cuti, tetep jalan kerja ko.. Sedih aja sih kalau dipikir-pikir. Sebegitunya ya?
Lebaran ini sholat eid di deket rumah, rasanya beda banget sama biasanya. Vibesnya kaya sholat Jumat.Tapi tiap tahun kita perlu adapt dengan sikonnya bukan? Jadi yaudahlah yaa.. Vibesnya terasa beda, tapi maknanya tetep sama kan?
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H Guys!