Capek banget jadi dokter di konoha. Pendiam katanya kurang edukasi, anamnesis sesuai SOP dikatain kenapa bisa lulus sekolah, dinas sesuai jam kerja diviralkan, sekarang bahkan tampil rapi pasca operasi dianggap bohong. Please, adik-adik yang mau ambil FK, pikir-pikir lagi ya 😔
Di era resiko medis dianggap malpraktek, memulangkan pasien stabil dianggap menolak, menunda tindakan non emergency demi menolong yang emergency dianggap menelantarkan, disaat klaim jujur dianggap fraud. Ah sudahlah....
men that are truly comfortable in their masculinity have no problem showing off how they worship their women, and women comfortable in their femininity have no problem being worshipped.
Menurut aku, Nikita Willy dan Indra Priawan ini contoh pasangan yang setelah menikah tetep sama2 bertumbuh. Bukan yang jalan di tempat, tapi saling berproses jadi versi diri yang lebih baik. Mereka kelihatan mau terus belajar, memperbaiki diri, dan berkembang bareng sebagai pasangan maupun individu. Dan yang aku suka, hubungan mereka juga jauh dari drama.
"sy sudah berobat td pagi dok dikasih ini ndak ada hasil, sy minta diinpus aj dok"
"mana obatnya dibawa?"
"ini dok"
(menyodorkan obat sak keplek yg masih utuh)
saya:
Adam: Pak, punya diabetes? Udah berapa lama?
🧔🏻♂️(Bapak-bapak): Enggak dok, saya sehat kok
Adam: Lah ini gula darahnya 300?
🧔🏻♂️: Itu sih mending dok, biasanya 400an, tapi saya sehat-sehat aja
👩🦳 (Istri bapak itu): Bapak pernah dibilang sama dokter puskesmas kalo ada diabetes. Tapi Bapak tuh lebih percaya kata tetangga deket rumahnya, katanya kalo diabetes tuh harus ada luka di kaki yang gak sembuh, baru bisa dibilang diabetes
Adam: 🤦♂️🤦♂️🤦♂️🤦♂️ (Berakhir panjang lebar ngejelasin diabetes itu apa sebenernya, bahayanya, sampe risiko ke berbagai organ)
Sering banget emang kasus kaya gini karena lebih percaya perkataan tetangga 😭😭😭
lihat kanan udah nikah, lihat kiri udah gendong anak. aku masih scroll traveloka tengah malam, cari diskonan tiket dan sibuk ngejadwalin travelling. gpp yahh semua ada rejekinya masing-masing :)
Obat tuh dipake buat ngontrol penyebab utamanya, spy kerusakan bisa diperlambat atau dicegah.
Emg kita gbisa sugarcoat bahwa ada kok efek sampingnya, makanya terus dipantau oleh dokternya
Tp klo dibandingin dg gak diobatin, justru penyakitnya itulah yg lebih merusak dibanding obatnya.