Secara umum, umat Katolik Roma tidak diperbolehkan menerima perjamuan kudus (komuni) di gereja-gereja Protestan. Alasannya :
1. Tidak ada jalur suksesi apostolik.
Imam pada gereja Protestan tidak memperoleh sakramen seperti imam Katolik yang memperoleh sakramen imamat. Artinya, perkataan konsekrasi atau โkata-kata/ doa Yesus untuk merubah roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus oleh kekuatan Roh Kudusโ harus dilakukan oleh imam yang ditahbiskan oleh Uskup yang mempunyai jalur apostolik, yang kalau ditelusuri maka rahmat tahbisan yang diperoleh dari penumpangan tangan ini adalah berasal dari para rasul, yang menerima mandat dari Yesus sendiri.
Dengan demikian, Gereja Katolik tidak dapat mengakui keabsahan Ekaristi dari gereja lain, kecuali dari Gereja Timur Ortodox yang juga mempunyai tahbisan yang sah (mempunyai jalur apostolik), sehingga sakramen yang dilakukan dalam gereja mereka juga sah.
2. Transubstantiation (Trans-substansiasi) dan Consubstantiation (Konsubstansiasi): Gereja Katolik mengajarkan bahwa roti dan anggur berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus setelah konsekrasi (disebut: trans-substansiasi). Ini artinya, bahwa yang termakan atau sisa dari Roti yang sudah dikonsekrasi adalah benar-benar Tubuh Kristus. Ini menyebabkan Gereja Katolik menyimpannya dalam tabernakel, dan juga ada doa Adorasi, yaitu doa di depan Sakramen Maha Kudus.
Jadi, jika seorang Katolik menghadiri ibadah Protestan, ia dapat ikut berdoa dan berpartisipasi dalam bagian-bagian yang sesuai, tetapi tidak menerima perjamuan kudus Protestan. Sebaliknya, jika menghadiri Misa Katolik dan belum dapat menerima komuni, seseorang dapat tetap maju dengan tangan menyilang di dada untuk menerima berkat (jika praktik itu berlaku di tempat tersebut).
Dasar hukum :
Kitab Hukum Kanonik kanon 844.
Katekismus Gereja Katolik nomor 1398โ1401.
Di 2024 banyak pebisnis dan pelaku usaha, dari yang kecil sampai kakap, memilih Prabowo dengan dalih "It's good for business."
Mereka bilang bahwa dengan naiknya Prabowo, ekonomi akan menjadi lebih stabil. Elektabilitas tinggi dianggap sebagai bukti bahwa Prabowo is good for business.
Fast forward to now, udah tak sedikit pelaku usaha yang malah stagnan, scale down, atau malah tutup.
Prabowo is good for business? Sure, for his own.
Tapi dokter sppd nyokap di rs jmc selalu tepat waktu. Petugasnya juga rajin komunikasi, memastikan kita tidak terlambat.
Yg di tarakan tuh selalu terlambat.
Gw pas rajin ke dr sppd klinik premiumnya rsud tarakan selalu buang waktu nunggu dokter yg ga jelas kapan datang, padahal jam praktek sudah terjadwal. Kalau minta petugas utk hubungi kalau dokter sudah datang petugasnya ga bersedia. Nunggu dari jam 8-9 dokter bisa datang jam 11an
Kenapa dokter di indonesia ini srlalu terlambat,
di jadwal dokternya jam 12,ini sdh jam 1 siang.
Dokternya belum datang.
Sedikit pun tidak menghargai waktu.
Padahal mereka dokter,
profesi yg di hargai dan di hormati.
Apa krn mereka terlalu di hormati dan di hargai ya? Sehingga meremehkan dan
tidak menghargai waktu pasien2 nya????
cc:threadkanosembiring
@KapudS640 Sumbernya ini cuma satu sih. Pendapatan dokter yg tidak memadai. Klo pendapatannya memadai, percayalah gak akan ada dokter yang mau praktek ampe 3 tempat. Mending di rumah tiduran ato mancing.
Gue pernah dijadwalin poli jam 10.00. Tapi jam 09.50 gue ditelfon "dokkkkk ada SC cito, resus dok". Nah pas lahiran ada penyulit. Bayi lahir ga nangis, itu gue kudu intub dll sampe stabil pasiennya baru jam 12. Terus pasien lg sekarat harus gue tinggal demi on time?
Gila lu