There are countless dramas that simply don't appeal to me, including many that are widely praised, incredibly popular, and loved by huge audiences. The difference is that I don't make hating them part of my personality. I don't spend my time under every post criticizing them or trying to convince others not to watch. If a drama doesn't click with me, I move on and find something that does.
Not every show is meant for every viewer, and that's completely normal. We all have different tastes, and that's what makes entertainment so diverse. Just because something doesn't work for me doesn't mean it can't be someone else's favorite, and there's absolutely nothing wrong with that.
regardles who's right & wrong, him being in the industry for years, knowing how far his fans can be (as his fans alrd harassed numbers of his former partners), this is so (either) dvmb or cunning. he clearly know what would happen & def trying to leave no way out for the 5 ppl🤷🏻♀️
🍵 #WangHedi– #ShenYue controversy
- The issue started during #theInn Season Finale awards segment, where Wang Hedi was excluded from a private group chat, called “Wang Hedi” as fun/mockery, and even given a joke award titled “Best You’re Just a Wang Hedi Award,”
Kan semua WNI berhak mengenyam bangku pendidikan. Apalagi klo pake biaya sendiri. Kalau emang merasa itu tindakan kriminal, ya cukup lapor ke pihak yang berwajib. Banyak mahasiswa/i yg terlibat prostitusi juga pada dibiarin kan?
Harusnya lembaga pendidikan dan kehidupan personal/sosial mahasiswa ga dicampur² sih. Apalagi udah setingkan universitas. Selama ga menyalahi hukum dan melakukan hal tak senonoh di lingkungan kampus ya jgn dicampur aduk.
Universitas Negeri Padang (UNP) menjatuhkan sanksi drop out (DO) kepada seorang mahasiswa yang diduga terlibat hubungan sesama jenis setelah video penggerebekannya viral di media sosial.
Mahasiswa tersebut digerebek warga di sebuah kos di kawasan Air Tawar Barat, Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam video yang beredar, mahasiswa itu terlihat hanya mengenakan CD saat bersama pria lain di kamar kos. Warga juga memperlihatkan isi percakapan di ponsel yang disebut berisi pesan bernada mesra dengan sesama pria.
“Di dalam video itu hanya satu orang mahasiswa kami, satu lagi tidak tahu. Kami sudah mengambil langkah, sudah diberhentikan atau DO,” kata Sekretaris UNP Erianjoni kepada wartawan, Selasa (19/5).
Menurut Erianjoni, video penggerebekan menjadi salah satu bukti yang digunakan kampus dalam proses investigasi sebelum menjatuhkan sanksi.
“Pertama terbukti, ada bukti fisik, makanya memberikan sanksi DO,” ujarnya.
UNP menyebut investigasi dilakukan secara berjenjang mulai dari program studi hingga tingkat universitas. Kampus juga mengimbau sivitas akademika dan masyarakat untuk melapor jika menemukan dugaan pelanggaran dengan bukti yang kuat.
📸: Dok. Facebook UNP, Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R176 | E164 | V161
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Criticizing celebrities has become so normalized that some people forget they’re talking about real human beings. You can dislike a celebrity without being cruel, disrespectful, or acting like your opinion gives you the right to insult them personally. Constructive criticism is one thing, but constant negativity says more about the person speaking than the celebrity being criticized.