TW // gang rape (pemerkosaan berkelompok)
7 laki-laki pemerkosa
7 jam pemerkosaan
1 perempuan korban
50 laki-laki membiarkan pemerkosaan
- Matthew Ingalls (pelaku) adalah teman korban yang dimintain tolong antarin pulang, malah paksa korban hirup ketamin (obat bius). Lalu panggil temen2nya untuk ikut perkosa, korban terus dicekoki ketamin, ganja, alkohol sampai benar2 ga sadarkan diri.
- Johnathan Newell (pelaku) kirim pesan di group chat perkumpulan (57 member laki2) dengan kalimat “free pus** ...” untuk undang anggota lain bergabung memperkosa korban.
- Korban mau pulang kampung & mengundurkan diri dari Universitas Cornell (AS) setelah kejadian, orang tuanya minta refund biaya kuliah, tapi kampus menolak, korban terpaksa tetap di kampus bersama para pemerkosa.
- Korban lapor ke polisi kampus 3 minggu setelah kejadian (Oktober 2024), kampus ga ambil tindakan tegas, polisi/jaksa ga follow up pidana. Hampir 2 tahun kemudian, September 2026, korban ajukan gugatan perdata, kasus semakin viral, jaksa/polisi akan buka ulang investigasi pidana.
- Diego Sarabia (pelaku) dipecat Wells Fargo & Matthew Ingalls (pelaku) dipecat Data Annotation Tech setelah kasus viral.
- Winston Lee (pelaku) diduga dinas di tentara Korea Selatan & warga negara Korsel.
- Cornell menghukum 22 mahasiswa demo pro Palestina lebih berat & lebih cepat dibanding menghukum 7 mahasiswa pemerkosa (tulis esai??!!).
Nama & foto 7 pemerkosa bgst biadab yang harus dihukum pidana sangat berat 👇
Sept : endless blok m spontaneous trips, friendships grew bigger, countless movie nights, no na album & pop up!! starting to care more abt healthy lifestyle. slight relapses and overthinking, its all just part of my healing journey ig. gotta cherish the mundane part too. 8.5/10
Aug : started with shocking news, handled it, all good. still adapting to my new routines, had some slight relapses, had A LOT of fun, bulan penuh impulsive things and bulak balik blok m!! 9/10
inilah yang bahaya dari kultur turun temurun yg udh mengakar kuat, lalu nakut nakutin biar akal sehat dan pemikiran kritis gabisa tumbuh. setuju sm yg lewat tl tadi, against the culture ≠ against the people.
In order to bring back love letters, we must first bring back the real lovers, and in order to bring back the real lovers, we must bring back emotional intelligence, kindness, empathy, and consideration.
ibarat kata lg suka/pengen roasted oolong milk tea, tapi dikasih steak wagyu a5. ya ngasih dengan niat baik memang, nilainya jg jauh lebih tinggi. diterima? pasti. bersyukur? pasti. tp ga nyambung, ada bagian yg ga ketemu. consideration matters.