Suryadono: "MBG sebenarnya tidak pernah bermasalah, itu hanya masalah ideologis politik."
Ia implikasikan anak2 yg sakit itu karena berbeda ideologi, didukung oleh guru2, ortu2 anak yg sakit, wartawan2 yg ribut di sosmed akhirnya terdengar MBG menjadi masalah
Bodohkah org ini?
another website bermanfaat👏🏻
https://t.co/SE3iIyPbwh
kak faris shukri (malaysia) sama tim buat website ini buat bantu kita yang di southeast asia lacak gempa bumi & tsunami secara live, supaya kita nggak panik dan selalu alert kalau ngerasa getaran.
data 100% fakta dari usgs. webnya gratis, tanpa login, dan nggak ngumpulin data pribadi sama sekali hanya buat monitor aja.
big thanks untuk kak faris and team
@ faris_shukri (threads)
Gue bikin web gratis buat cek abu vulkanik dari gunung yang lagi siaga di Indonesia. Tinggal buka, gak perlu install apa-apa. Yang bisa lu cek: gunung mana aja yang statusnya siaga sekarang, abunya lagi ke arah mana.
Apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapi abu vulkanik?
Saat terjadi erupsi gunung berapi, abu vulkanik dapat tersebar jauh dan terhirup tanpa kita sadari. Partikel halus serta gas yang ikut terbawa dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan.
𝟏. 𝐊𝐞𝐥𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐮𝐧𝐜𝐮𝐥 𝐬𝐞𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐭𝐞𝐫𝐩𝐚𝐩𝐚𝐫 𝐚𝐛𝐮 𝐯𝐮𝐥𝐤𝐚𝐧𝐢𝐤
Mata: iritasi, kemerahan, dan berair.
Hidung & saluran napas: hidung terasa perih, bersin, dan produksi lendir meningkat.
Kepala: pusing, keliyengan, hingga nyeri kepala.
Saluran pencernaan: mual, muntah, dan nyeri perut.
Paru-paru: napas menjadi lebih cepat hingga terasa sesak.
𝟐. 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐬𝐢𝐤𝐨?
Paparan abu vulkanik perlu lebih diwaspadai pada:
-Bayi dan anak-anak.
-Orang dengan asma atau penyakit paru lainnya.
-Orang dengan penyakit jantung.
Kelompok tersebut dapat lebih mudah mengalami perburukan keluhan ketika kualitas udara memburuk.
𝟑. 𝐀𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐚𝐛𝐮 𝐯𝐮𝐥𝐤𝐚𝐧𝐢𝐤?
Selain partikel abu, aktivitas vulkanik juga dapat menghasilkan berbagai gas dan senyawa, antara lain:
-Karbon dioksida (CO₂)
-Sulfur dioksida (SO₂)
-Hidrogen klorida (HCl)
-Hidrogen sulfida (H₂S)
-Radon (Rn)
-Hidrogen fluorida (HF)
-Senyawa sulfat/asam sulfat (H₂SO₄)
Sebagian zat berbahaya tersebut tidak selalu terlihat maupun tercium, sehingga jangan menjadikan bau sebagai satu-satunya patokan aman atau tidaknya udara.
𝟒. 𝐁𝐚𝐠𝐚𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤 𝐣𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚 𝐩𝐚𝐧𝐣𝐚𝐧𝐠?
Paparan yang berat atau berulang dalam jangka panjang dapat berkaitan dengan gangguan pada sistem pernapasan, antara lain:
-Bronkitis
-Silikosis, terutama akibat paparan partikel silika respirabel dalam jumlah dan durasi tertentu
-Peningkatan risiko masalah atau infeksi saluran pernapasan pada kondisi tertentu
-Paparan kronis terhadap beberapa komponen partikulat vulkanik juga menjadi perhatian terkait kesehatan paru jangka panjang
𝟓. 𝐀𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠𝐢 𝐩𝐚𝐩𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐚𝐛𝐮 𝐯𝐮𝐥𝐤𝐚𝐧𝐢𝐤?
-Gunakan masker, terutama N95 bila memungkinkan, saat harus berada di luar rumah.
-Tutup pintu dan jendela ketika abu vulkanik sedang banyak.
-Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang untuk mengurangi kontak abu dengan kulit.
-Gunakan kacamata atau goggles untuk membantu melindungi mata dari iritasi.
Semoga bermanfaat!
ini kakaknya sharing tips mitigasi abu vulkanik, kk nya orang Jogja yang udah beberapa kali berurusan sama abu vulkanik. dibaca teman” ini informasi yang bermanfaat banget 🙏
(saran aku buat daerah red zone sebaiknya mulai cari masker buat persediaan, tapi!!!! jangan panic buying!! biar semua kebagian.)
negara mo ancur, rupiah lemah, orang susah cari kerja, ribuan orang tersiksa ON DAILY BASIS dan yg lu pentingin timeline kpop lu bersih dari berita dan perpolitikan menurut gw sih gws yh hati nurani u.
This should not be happening. The forests of Borneo and Indonesia are being razed to ashes so palm oil plantations operated foreign companies can use it as a material substitute in food and cosmetic products. What's happening there must be major concern for the entire world.
Fires are smoldering in Indonesia, which is in a severe and widespread drought. Some of these are tropical peatland fires, which burn slowly, release higher amounts of air pollution, and are notoriously difficult to extinguish.