DI podcast Bang Radit, bareng dr. Tirta, dr. Ikhsan yang tayang tadi malam.
Di bagian akhir, dr. Ikhsan yang katanya kurang ngikutin bola bertanya ke saya dan dr. Tirta:
“Kenapa sih bisa jadi fans Manchester United dan Liverpool?”
Malamnya saya mikir lagi.
Iya juga ya. Kenapa saya bisa jatuh cinta sama Manchester United?
Ternyata yang membuat saya melekat dengan MU itu karena ada nilai hidup yang sama.
Nilai pantang menyerah.
Sampai ada istilah Fergie Time.
Jangan berhenti nonton MU sebelum pertandingan selesai. Karena berkali-kali, sejarah membuktikan, MU bisa bangkit di menit-menit akhir.
Justru masa perpanjangan waktu sering jadi momen paling menegangkan, paling hidup, dan paling layak ditunggu.
Dan mungkin itu yang paling relate.
Bahwa selama peluit akhir belum dibunyikan, selama napas masih diberikan, selama Allah masih memberi waktu, kita masih punya kesempatan untuk bangkit.
Tetap jalan. Tetap berjuang. Tetap percaya.
Sampai peluit terakhir hidup kita berbunyi, dan kita pulang kepada-Nya dalam keadaan sudah memberikan yang terbaik.