KEHILANGAN “SPARKS”….!!
Menurut gue, kehilangan “sparks” itu normal banget dan gak selalu berarti udah gak cinta. Kadang orang tuh terlalu capek jadi manusia, sampai gak punya energi buat jadi pasangan yang romantis.
Cape kerja, overthinking soal masa depan, masalah keluarga, duit, kurang tidur, rutinitas yang itu-itu aja, semua itu bisa bikin otak masuk mode “survival”, bukan mode “mesra”. Akhirnya yang dulu excited balas chat 2 detik, sekarang buka notif aja rasanya berat 😭
Banyak orang ngira cinta harus selalu deg-degan, selalu intense, selalu pengen nempel terus. Padahak setelah fase awal lewat, cinta sering berubah bentuk jadi rasa nyaman, tenang, dan hadir.
Masalahnya adalah karena gak seheboh awal kenal, orang langsung panik dan mikir “wah jangan-jangan udah gak cinta.”
Padahal bisa jadi mereka cuma lelah. Bedanya kalau udah gak cinta, biasanya ada rasa gak peduli, gak ada niat memperbaiki, gak ada rasa kehilangan, komunikasi pun males total.
Sedangkan kalau cuma kehilangan sparks karena capek hidup, biasanya di dalam hati masih sayang, cuma baterenya abis 😅
Makanya hubungan itu kadang bukan soal nyari sparks terus, tapi gimana dua orang tetep milih satu sama lain bahkan pas hidup lagi gak romantis-romantis amat.
Kalo menurut kamu gimana? 😁
I was diagnosed with bipolar affective disorder and bpd and my husband (god bless him) built me a mood tracker and journaling website to keep my symptoms in check…. Is this how it feels like to be loved to the point of invention….
fun fact: aku gak ingat kehidupanku di 2025, yang aku ingat cuma beberapa hal sedih aja. alasan aku bisa loss memory: karena aku kebanyakan suppress emosi
jadi guys, kalau mau sehat, kalau lagi mau nangis nangisin aja, mau teriak teriakin aja. loss memory rasanya engga enak
Ironic fact:
Skripsi, tesis, disertasi, PKM, bahkan project-project sains yang banyak bikin produk inovatif hanya berakhir di tumpukan laporan pertanggungjawaban, ngga pernah bener-bener diproduksi massal dan berakhir di market.
I see a lot of them. Ketika dana project cair dan habis, yaudah, end of story. Gatau salah di mana.
kuang disappointed me with her actions but i'll take this as an opportunity to share literature by palestinian authors, some books are set fully in palestine, some by palestinian immigrants or palestinian americans, etc. there's also some poetry & free palestine always!!
🚨: Chinese biologist Hongmei Wang seeks to extend women's fertile life by making menstruation occur every 3 months.
Which would theoretically preserve more eggs and extend the fertile period.
Terlalu egois kalau aku mengatakan tidak ada yang terasa penting saat ini
Kecuali aku ingin merasa aman dari kepalaku
Dikejar waktu hingga lupa siapa aku
Seperti berlari di dalam labirin tanpa batas
Sendirian
Jadi aku berhenti sejenak
Langkah kecilku ini sudah terlalu jauh
Sengaja ku bawa jauh karena rasanya hidup tak lagi berharga
Aku ingin merasa hidup
Seperti berjalan di gurun pasir
Yang ku kejar adalah fatamorgana