Guide by an artist : Cerulean Illust , 2021
"tracing, heavy referencing and referencing"
pls read until the last page to know the real life case too
total page : 18 pages
Meet Nicko Widjaja.
Dia punya semua alasan untuk tidak pulang.
Dia tinggal lebih dari 10 tahun di Amerika, Oregon State, Dominican University, dia kerja di tempat dimana semua uang mengalir di sana yaitu Silicon Valley.
Tapi dia lebih memilih pulang ke Indonesia pada tahun 2003 alih-alih stay di Amerika.
Bukan karena tidak dapat kerja di sana. Tapi karena dia lihat sesuatu yang orang lain tidak lihat waktu itu, Indonesia butuh orang yang mau masuk dan bangun dari dalam.
Karir pertamanya di Indofood. Perusahaan mie instan. Jauh banget dari Silicon Valley.
Tapi dari sana dia mulai susun visinya.
- 2010 dia diriin salah satu venture fund pertama di Indonesia yaitu Systec Ventures senilai $10 juta namun gagal.
- 2014 dia bangun MDI Ventures dari nol buat Telkom dan dalam lima tahun berhasil menjadikannya salah satu VC paling profitable di Asia Tenggara dengan tiga unicorn, dua IPO internasional, dan tujuh exits.
- 2019 BRI minta dia bangun BRI Ventures dan hasilnya sama, dua unicorn, satu IPO di IDX, dan $250 juta dikelola.
Dan di tengah semua itu, dia pilih invest ke TaniHub.
Startup agritech yang mau bantu petani Indonesia jual hasil panen langsung ke pembeli. Bukan ke tengkulak. Bukan lewat rantai distribusi panjang yang makan margin mereka.
Orang yang tinggalkan Silicon Valley demi Indonesia, invest ke startup yang mau bantu petani.
Kalian bisa bayangkan kenapa dia tertarik.
TaniHub bangkrut 2022.
Dan September 2025 Nicko ditahan. Jaksa sebut investasi $5 juta ke TaniHub itu korupsi. Padahal semua prosedur sudah dijalankan, due diligence, rapat direksi, komite berlapis, tidak ada yang dilewati.
Startupnya gagal. Dan kegagalan itu sekarang dianggap kejahatan.
21 Mei 2026, jaksa tuntut 11 tahun penjara.
Dari dalam rutan, dia tulis surat tangan:
"Tidak ada penyalahgunaan wewenang. Tidak ada konflik kepentingan. Tidak ada kickback, tidak ada keuntungan pribadi, tidak ada niat jahat."
Gue tidak tahu dia bersalah atau tidak. Itu urusan hakim.
Tapi coba bayangkan sebentar.
Orang yang punya pilihan tinggal di Silicon Valley, memilih pulang. Orang yang sudah gagal sekali dengan dana $10 juta, tidak menyerah dan balik lagi. Orang yang bisa invest ke startup tech yang aman dan menguntungkan, memilih invest ke startup yang mau bantu petani.
Setiap keputusan dalam hidupnya menunjuk ke satu arah yang sama, dia mau bangun Indonesia dari dalam.
Dan sekarang dia duduk di Rutan Cipinang, dituntut 11 tahun, gara-gara satu investasi yang gagal, yang semua prosedurnya sudah dijalankan, yang tidak ada satu sen pun masuk ke kantong pribadinya.
Di negeri yang katanya butuh lebih banyak orang seperti dia.😔🙏
At this point, gw merasa semua orang literally bs dipenjara. Bisa dicari2 kesalahannya. Bisa dibantah semua pembelaan dan bukti2nya. Bisa dibuat2 skenarionya.
Semengerikan itu dampaknya.
Akhirnya, banyak investor asing juga ga berani masuk. Duit banyak yang keluar. Rupiah kian melemah.
Domino effect.
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
Guys, ada rapat yang menurut gue salah satu yang paling menarik untuk ditonton bukan karena isinya dramatis,
tapi karena cara Purbaya memimpin rapat ini sangat beda dari rapat pemerintah Indonesia pada umumnya.
Di depan CEO perusahaan Arab Saudi yang mau investasi 10 miliar dolar di Indonesia Purbaya tidak segan-segan mempermalukan pejabat Indonesia sendiri di depan investor asing itu.
Konteksnya dulu:
PT Acua singkatan dari Arabian Company for Water and Power, milik Public Investment Fund pemerintah Arab Saudi,
beroperasi di 15 negara mau bangun panel surya terapung di atas Waduk Saguling, Jawa Barat. Proyek ini sudah financial close,
sudah mulai konstruksi, tapi macet karena satu hal: belum dapat izin penggunaan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan.
Dan kenapa belum bisa dapat izin dari Kementerian Kehutanan? Karena butuh rekomendasi Gubernur Jawa Barat dulu.
Dan rekomendasi gubernur belum keluar karena PLN belum memenuhi kewajiban lahan pengganti hutan yang sudah bertahun-tahun nunggak.
Satu proyek.
Tiga instansi saling tunggu.
Dan investor asing yang sudah keluar duit triliunan menunggu.
Purbaya langsung tembak PLN:
"Pak Dirut, katanya sudah siap.
Ternyata baru 14%. Coba jelasin."
PLN punya kewajiban menyediakan 1.081 hektar lahan pengganti hutan sebagai kompensasi penggunaan kawasan hutan untuk proyek-proyek mereka di Jawa Barat.
Yang sudah terpenuhi baru 159 hektar alias 14,7%.
PLN menjawab dengan berbagai penjelasan teknis procurement ongoing, sertifikasi sedang berjalan, anggaran sudah ada, tinggal proses sosial, dan seterusnya.
Purbaya memotong:
Kalau ngomong komitmen gampang.
Saya pengin tahu time frame-nya ke depan seperti apa. Tahun ini selesai?
PLN jawab: sedang dirancang agar bisa selesai as quickly as possible.
Purbaya langsung potong lagi: "Cukup gitu.
Bentuk komitmennya apa?
Saya mereka cuma bilang komit, tanda tangan sudah. Anda perlu bukti apalagi?"
Pemda Jawa Barat tidak mau kalah cermat:
Wakil Gubernur Jawa Barat hadir dan menyampaikan dua syarat sebelum rekomendasinya keluar.
Pertama, PLN harus tanda tangan pakta integritas dulu bahwa lahan pengganti 1.081 hektar akan dipenuhi dengan tenggat waktu yang jelas bukan cuma janji lisan.
Kedua, PT Acua harus berkomitmen tidak menebang pohon selama konstruksi, atau kalau tidak terhindarkan harus seminimal mungkin.
Alasannya jelas dan sangat kuat: Jawa Barat adalah provinsi rawan bencana.
Tempo hari ada alih fungsi lahan di Bandung Barat yang berujung 68 warga meninggal dunia.
Pemda Jabar tidak mau terulang hanya karena mempercepat izin investasi.
Dan mereka langsung bilang: begitu pakta integritas ditandatangani, rekomendasi gubernur bisa keluar hari itu juga.
Momen paling menggelikan dan mengungkap segalanya:
Purbaya tanya ke Wakil Gubernur: rekomendasi bisa keluar kapan?
Wakil Gubernur jawab: sudah siap, tinggal tunggu komitmen PLN.
Purbaya tanya ke PLN: kapan bisa tandatangan?
PLN bilang: siap, nanti ketemu Gubernur di Bandung, tandatangan road map.
Purbaya tanya lagi: rekomendasi gubernur bisa keluar kapan, akhir minggu ini?
Wakil Gubernur jawab: hari ini sudah keluar.
Purbaya: "Oh hari ini sudah keluar. Oh, jago dia."
Jadi ternyata rekomendasi itu bisa keluar hari ini tapi tidak pernah keluar karena tidak ada yang pernah duduk di satu ruangan dan saling mengikat komitmen secara formal.
Semua menunggu semua. Dan proyek yang sudah financial close itu macet bukan karena masalah teknis yang sulit, tapi karena koordinasi antar instansi yang tidak pernah dipaksa tuntas.
Cara Purbaya menutup rapat dan ini yang paling tegas:
"Komitmen diikat di sini. Dia enggak akan bisa lari. Yang dikatakan di sini itu mengikat semuanya. Enggak bisa main-main."
"Kalau ada kendala kasih tahu kami. Di sini ada BPPN, ada BPN, ada tentara, ada polisi, semua ada di sini. Kalau ada gangguan kasih tahu kami."
Dan sebelum menutup dia juga sempat sentil PLN dengan humor kering: "Dulu 2016-2017 kita pernah cari tanah PLN yang hilang 40 hektar.
Ketemu juga setelah 16 tahun. Anda sekarang bisa sendiri atau butuh bantuan kami lagi?"
Yang paling penting dari seluruh rapat ini:
Investor Saudi yang sudah komit investasi 10 miliar dolar proyek pertamanya macet bukan karena masalah besar,
bukan karena konflik hukum yang rumit,
bukan karena teknologinya belum siap.
Macet karena satu rekomendasi gubernur yang tidak pernah keluar karena PLN belum tandatangan komitmen lahan pengganti yang sudah jadi kewajiban mereka bertahun-tahun.
Dan semua itu selesai dalam satu rapat ketika ada orang yang cukup senior dan cukup tidak sabaran untuk memaksa semua pihak duduk,
saling berhadapan, dan tidak boleh keluar ruangan sebelum ada komitmen yang terikat.
Pertanyaannya: berapa banyak proyek lain yang macet dengan cara yang sama tapi tidak ada Purbaya-nya yang datang untuk memaksa semua duduk di satu meja?
Halo :) Ini aku ada kode program buat everyday tasks seperti convert PDF, resize PDF, split PDF, generate QR code, remove image backrgound, unit converter, dll (bisa lihat di referensi screenshots terlampir).
Kamu bisa unduh kode programnya di https://t.co/aYlX2H9jgd
dan jalanin secara lokal di komputer kamu, supaya data-data kamu nggak bocor ke mana-mana.
TAHUKAH kamu bahwa 9 dari 10 warga percaya bahwa program MBG cenderung menguntungkan elite, pejabat, dan pemilik dapur, serta rawan dikorupsi?
Kami dng Policy Research Center baru saja merilis hasil riset berjudul "Siapa yang Diuntungkan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?"
Seorang videographer & konten creator - Amsal Cristy Sitepu didakwa mark up anggaran pengerjaan video dengan nilai pengerjaan sebesar 600jt, untuk pembuatan video profile desa sebanyak 20 video dengan anggaran Rp 30jt per desa. Dakwaan Jaksa, ia merugikan negara sebesar Rp 202.161.980 dan dituntut hukuman 2 tahun penjara serta denda 50 juta dan mengembalikan kerugian negara.
Tuntutan kepada Amsal janggal, karena Jaksa menganggap konsep kreatif dianggap terlalu mahal dan tidak bisa ditagih ke negara. Ini termasuk jasa editing.
Kecuali Amsal terbukti memberi sogokan kepada kepala Desa.
Sejak kapan sebuah konsep kreatif dan jasa pekerja seni - sutradara, kameramen, editor dll bisa diukur atau bahkan dianggap murah atau mahal ? Ini bukan tender pengadaan barang atau pekerjaan bangunan yang bisa dinilai dengan toko sebelah.
Hanya seorang sutradara, artis, musisi yang bisa menilai berapa harga yang pantas untuknya.
Setahu saya LKPP ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah ) membebaskan untuk pengadaan barang jasa program atau konten kreatif, bisa mengikuti kebiasaan yang berlaku dalam industri kreatif.
✦ː First Main PV ː✦
Cast Announcement:
Sitara (voiced by Akira Sekine)
Fatima (voiced by Houko Kuwashima)
Muhammad (voiced by Jun Saito)
Tolui (voiced by Ryota Suzuki)
Shira (voiced by Miyu Irino)
✨ TV anime Jaadugar: A Witch in Mongolia begins July 2026!
#Jaadugar #AWitchInMongolia
It’s amazing to recreate Inuyasha’s op1 with hand-drawing and paper-cutting!
(The creator has also made other episodes featuring Kikyo — stay tuned for my shares!)
cr.纸动画–甄强
#Kikyo#inuyasha#桔梗#犬夜叉