Summer 2024. Michael Olise lagi ngejalanin rangkaian tes medis buat ngelarin proses transfer dia ke Bayern dari Crystal Palace.
Tiba-tiba, dia disodorin foto trofi UCL sama staff Bayern yang dibilang: “lo akan menangin ini.”
Olise jawab: “Iya, itu rencananya.”
Semalem, dia ngebantu Bayern ngalahin si raja UCL, Real Madrid, yang berpeluang besar trophy-less musim ini.
Ini orang akrab sama label ‘nonchalant’ karena hemat ngomong, bisa handle situasi dengan kalem, dan bisa ngelewatin bek lawan gampang banget tanpa effort.
Ini hard worker yang hobi lari sana sini, sering pulang latihan paling belakangan buat latihan teknik, commit ke taktik pelatih, tapi tetep santai di situasi apapun. He really is a cold-blooded killa.
Pas didatengin Bayern seharga €53juta & dipertanyakan banyak orang soal harganya, Olise cuma bilang: “sebagai pemain, lo ngasih jawabannya di lapangan.”
Long story short, sejauh ini Olise udah bikin 90 G/A (38 gol+52 assist) cuma dalam 98 pertandingan buat Bayern. Dia juga satu-satunya pemain Bayern yang main di semua match Bundesliga musim lalu. Sakit banget.
Olise punya passion buat nyerang. Attack, attack, attack. Mendominasi lawan & bikin mereka panik, ngerasa under pressure. Bukan cuma di bola, tapi di olahraga favorit dia yg lain, catur.
Bedanya adalah di eksekusi. Kalo di catur Olise ngatur gerakannya pake strategi, di lapangan, dia lebih nyerahin itu ke instingnya. Di catur dia makan pion lawan, di lapangan dia makan poin lawan.
Karena fetish-nya menang, Olise nyoba segala cara buat bikin kiper lawan lelah sampai nyerah. Hingga tetes terakhir. Tanya aja Andriy Lunin.
Guys lu pada tau dulu presiden habibie pernah selamatin rupiah dari Rp17.000/USD ke level Rp6.500–Rp7.000-an per dolar AS dalam kurun waktu sekitar 17 bulan pada masa krisis ekonomi 1998–1999.
Bayangin lagi krisis tapi bisa buat nilai rupiah menguat
segila dan sejenius itu beliau
Bayangin ini dulu:
Tahun 1998, Indonesia itu hampir runtuh total:
Rupiah tembus hampir Rp17.000/USD
Bank-bank kolaps
Perusahaan bangkrut massal
Rakyat narik duit → panic everywhere
Dunia internasional:udah gak percaya sama Indonesia
Lalu masuk Habibie.
Bukan ekonom.
Bukan banker.
tapi Engineer.
Tapi justru di situ letak “gila”-nya.
Habibie ngerti satu hal:
Kalau bank hancur, ekonomi pasti mati.
Langkahnya brutal tapi perlu:
Bank yang gak sehat → ditutup
Bank yang masih bisa diselamatkan → direstrukturisasi
Hasilnya:
Lahir Bank Mandiri (gabungan 4 bank bobrok)
Bank Central Asia diselamatkan dan jadi raksasa
Banyak bank lain ikut pulih
Ini bukan sekadar “nyelamatin bank”
ni balikin kepercayaan orang buat naro uang lagi
Sebelum Habibie:
Bank sentral bisa “diatur” pemerintah
Habibie ubah total:
Lewat UU No. 23 Tahun 1999
Bank Indonesia jadi independen
Kenapa ini penting?
Karena dunia luar mikir:
Kalau bank sentral bisa diintervensi politik → negara ini gak bisa dipercaya.”
Dengan langkah ini:
Investor mulai balik
Rupiah mulai stabil
Indonesia dapat bantuan besar dari International Monetary Fund (~$43 miliar)
Tapi bedanya Habibie:
Dia gak nurut 100%
Contoh:
IMF mau subsidi dicabut
Habibie nolak
Kenapa?
Kalau subsidi dicabut saat rakyat lagi hancur → daya beli mati total
Jadi dia:
Pakai dana IMF buat stabilisasi
Tapi tetap jaga rakyat bawah
Ini yang bikin kebijakan dia tegas tapi manusiawi
Masalah waktu itu:
Banyak perusahaan utangnya dolar → tiba-tiba meledak
Solusi Habibie:
Restrukturisasi utang
Konversi ke rupiah
Bentuk lembaga khusus (INDRA)
Perusahaan yang selamat:
Astra International
Sinar Mas Group
Kalau ini gak dilakukan:
PHK massal bisa jauh lebih parah
Ekonomi gak akan pulih kalau politik chaos.
Habibie:
Buka kebebasan pers (UU Pers 1999)
Legalin banyak partai politik
Siapin Pemilu 1999
Dunia lihat:
Indonesia berubah.
Dari otoriter → demokratis.
Dan ini efeknya besar:
Kepercayaan internasional balik
Hasil Nyata (Bukan Teori)
Dalam ±17 bulan:
Rupiah: dari ~16.800 → ~7.000/USD
Inflasi mulai turun
Perbankan stabil
Investor mulai masuk lagi
Ini bukan recovery biasa
Ini comeback ekstrem dalam waktu super singkat
comeback tergila sepanjang republik ini berdiri
Tapi sekarang berbanding terbalik
bank indonesia mulai disusuti orang2 yang kompeten
gk pernah kerja di bank indonesia
tapi tiba2 bisa jadi deputi bank indonesia
karna keponakan presiden
jadi kalau lu lihat rupiah melemah
ihsg melemah
ekonomi lesu
asing keluar terus
yaa ini kebalikan dari semua yang dilakuin pak habibie dulu
ya tinggal copas aja deh
apa yang dilakuin sama pak habibie
pasti gk bakal mau
orang niat nya jadi pemimpin juga udah jelek
Kejeniusan Habibie bukan karena dia ekonom.
Tapi karena dia berpikir seperti engineer:
lihat masalah → bongkar sistem → perbaiki dari akar
Dia berani ambil keputusan gak populer, tapi benar.
Gilaaa Editing & Risetnya kuat bianget, custome tiap karakter diparodikan dengan presisi. Keren Maksimal!!
Squid Games Football
https://t.co/2sDzEhAj78
Turut berduka cita untuk TS yang meninggal ..
Karena sudah mulai ada korban lagi dari campak ini mau edukasi tentang campak
Kenapa campak dibilang berbahaya ?
Karena campak = patogen airborne paling menular yang pernah diketahui manusia
Satu orang dengan COVID bisa menularkan ke 2–3 orang
Satu orang dengan cacar air bisa menularkan ke 10 orang
Satu orang dengan campak? DELAPAN BELAS ORANG ❗️❗️
Dan yang lebih menakutkan dari penularannya bukan ruamnya aja
....
🗣️ Pep Guardiola: "The difference between Messi and this generation? I’ll be honest, if Messi were still in Europe, half of these stars… you wouldn’t hear much about their names. Today’s forwards score 20 goals a season and are considered legends. Messi would score 20 goals in two months or half a month and still complain he wasn’t at his best.
Players today celebrate routine goals. Messi used to embarrass us by scoring world-class goals every single week. You know what the difference is between Messi and today’s generation? They need tactical analysis, performance-tracking devices, and nutritionists. Messi just needed a ball, boots, and my permission to train three extra hours.
I’m coaching Haaland now, and he’s amazing. But if Messi were in the Premier League, Erling would be playing left back. Messi didn’t compete against players, he competed against our idea of what was impossible. Today Mbappé runs, Haaland scores, and De Bruyne passes, but no one, no one, can make us say, ‘Oh my God, how did he do that?’
Some players create stats. Messi created pure wonder."
🚨🎙️Arturo Vidal Warning Newcastle about their upcoming trip to Catalonia:
“Newcastle comes with their new money and their Premier League intensity, but they are walking into a cathedral that doesn't care about their spirit. At the Camp Nou, the pitch is too wide, the ball moves too fast, and the history is too heavy.
As I have always said: There are teams that come here to play, and there are teams that come here to suffer. This week, Newcastle will find out that 90 minutes in Barcelona feels like a lifetime of chasing shadows. They will suffer, because at this level, it is what it is."
🚨🚨🗣️ Pedro Rodríguez: "When we were going to play the final against Manchester United, former Barcelona coach Terry Venables said: ‘Messi can’t score with his head, he only relies on one leg.’ But Guardiola used that as a tactic to motivate Leo Messi, who was a monster in those days under Pep’s command. He approached him in the locker room before the match and said: ‘Have you heard what they’re saying about you? That you can’t score with your head. Yes, it’s true, and even so, you’re the best. There are players who play with both feet and score headers, but they haven’t reached your level nor are they the best. Go out there and show them who you are.’
But the funny thing is that Messi scored a header. What justice and what a strange coincidence. Even Guardiola told us after the match: ‘I’m really surprised. Is he a real player or a programmed robot that can do everything? He’s extraordinary.’ And he said to Messi: ‘You did it, you did it.’ Even Messi told us: ‘I just jumped and found the ball in the net.’
But what I love about Messi is that he doesn’t care. When it comes to criticism, he always tells us: ‘Everyone has the right to say what they want. I just want to play football.’ Messi is an exceptional legend, and playing by his side was a pleasure and an experience I will never forget."
Apakah Indonesia punya senjata? Nah senjata macam apa yang dimaksud? Saat ini Indonesia kekurangan atau sama sekali tidak memiliki kapabilitas long-range dan medium-range air defence system, short-range dan medium-range ballistic missile, coastal defence missile, submarine-launched dan air-launched cruise missile, tank, heli, jet tempur pesawat angkut, kapal kombatan permukaan modern, kapal selam modern, dan banyak lagi lah pokoknya kurangnya kita.
Ini baru mencangkup persenjataannya saja, belum lagi urusan sensornya, seperti radar untuk mencari ancaman di udara, sonar untuk mencari ancaman di bawah laut, itu lebih BOLONG lagi. Kekuatan Indonesia masih lemah, jauh dari kata optimal dan ideal, jangan percaya ranking-ranking militer tidak jelas di internet, itu hanya membuat para pemangku kebijakan kita berpuas diri dengan buta. Entah kapan mereka akan sadar bahwa pertumbuhan ekonomi kita harus dibarengi dengan kapabilitas hankam yang kuat.
Intinya apa? MBG tetap dilanjutkan 🔥