Sebelum pandemi bisa ada 30k lowongan lebih.
Saat pandemi, lowongan cuma ada sekitar 15k.
Sebelum pandemi, satu loker biasanya 400-600 pelamar.
Saat pandemi, satu loker bisa ada 2k-3k pelamar.
It's not your fault.
Yang abis baca gejala COVID-19 trus langsung ngerasa sakit tenggorokan, sesak napas atau gejala lainnya, itu biasa. Dulu gw jaman sekolah kedokteran, keluhan medis gw ganti2, dan selalu sesuai sama modul apa yg gw pelajarin. Lagi modul gastro, diare2. Modul neuro, sakit kepala
Tadi naik taxi online, ngobrol banyak sama bapaknya, termasuk tentang covid-19. Bapaknya bilang gini "Kalo di-lockdown, ya orang2 yang kerja di kantor enak pak, gajinya tetep jalan. Lah orang2 yang kerja di lapangan seperti saya gimana? Gak keluar, gak hidup keluarga saya pak."
Chat pagi ini dgn seorang sahabat. Beliau pemimpin proyek ratusan org upahan harian.
Bnyk pemimpin harus buat keputusan sulit dan berat. Banyak kita yg harus kerja untuk upah harian kita.
Di masa2 ini: Perbesar empati.
(baca threadnya ya - saya mau bagikan sesuatu yg penting)
Belajar dari pengalaman klien dan teman-temanku, sebelum menikah ada baiknya mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan:
1. Emosional
2. Seksual
3. Finansial
4. Spiritual
Karena 4 hal ini bisa bikin rumah tangga bahagia tapi juga mungkin berakhir nestapa karena 4 hal ini 😌
Ngomong-ngomong soal #layanganputus, ini ada thread lama tapi masih bagus yang membahas kenapa keluarga harmonis bisa tetap terkena serangan pihak ketiga.
RETWEET biar makin banyak yang baca!
Gading marten & gisel cerai alasannya karna gak pernah berantem.
sering berantem, bahaya
gak pernah berantem, salah juga
jadi yg bener gimana? belajar managemen konflik.
Konflik itu wajar karena ada 2 manusia berbeda. Konflik tidak merusak hubungan, tapi ego-lah yg merusaknya.