Orang pada tanya apa alasannya pakai Apple ecosystem: iPhone, iPad, Mac, dsb dan dipakai di seluruh keluarga? Ya ini alasannya: bisa minta refund kalau hape dipakai anak beli item nggak jelas di game online.
Pusing kalau iPhone / iPad dipakai anak main game lalu dipakai beli item-item yg harganya jutaan? Nggak usah kesal, ada caranya me-refund nya kok:
1. Masuk ke situs https://t.co/SrtF1PaXbu
2. Login ke situs itu pakai Apple ID yg sama di iPhone
3. Kalau belum masuk siklus billing, semua pembelian itu tercatat semua, dan bisa dicancel. Pilih saja satu-satu item yg dibeli itu, minta refund.
4. Nanti tunggu 1-2 hari masuk lagi ke situs itu, nanti akan ada update nya kalau pembelian tadi sudah direfund.
Masalah anaknya abis itu disetrap nggak boleh pegang iPhone / iPad selama setahun, atau sebulan cuma dikasih makan singkong rebus ama garam, ya itu terserah ortunya sih, yang penting duit jutaan nya balik dulu.
Diperiksa Polisi terkait kasus dugaan penggelapan dana jemaah umrah Hanania Group. Komika Praz Teguh mengaku tidak menerima pembayaran dari pihak Hanania Group hanya kerja sama pembuatan konten di tanah suci, Kamis (11/6). 🎥Eds
Di usia 24 tahun, Beckham sudah punya sederet trofi, ada pemain lain?
PERSIB
- Juara Liga 1 U16 2018
- Juara Liga 1 U19 2018
- Pencetak Gol Terbanyak Liga 1 U19 2018
- Liga 1 2023/2024
- Liga 1 2024/2025
- Super League 2025/2026
Timnas
- Medali Emas SEA Games 2023
#BulaoID
List keanehan pemerintahan yang akan hilang,
jika 02 tidak menang :
- ADA IBU NEGARA
- ga gabung BOP, Board of Piece
- Seskab pasti bukan Teddy
- Menlu bukan Sugiyono.
-Ahli serangga jadi ahli Gizi
-Anomali Tedy tidak terungkap
-kebohongan bahlil ganteng tidak viral
-tidak ada teriakan "Hidup Jokowi"
-pigai playboy
-tembok ratapan solo
-mens rea panji
-keracunan MBG
-Gibran ngantuk ya?
Apalagi guys?
Lo pernah dengar kisah pengusaha muda yang bisa kumpulkan Rp 621 miliar sebelum usia 31 tahun , murni dari kerja keras sendiri?
Gue juga belum pernah dengar.
Sampai nama Kaisar Kiasa Kasih Said Putra muncul di LHKPN KPK.
Mari kita baca datanya pelan-pelan.
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Raffi itu bukan guritanya yang paling bahaya. Dia cuma tentakel yang paling keliatan.
Yang bener-bener handal cuci duit justru sistemnya yang bikin orang biasa kayak kita bayar pajak mati-matian, sementara yang “deket” bisa cuci puluhan miliar tanpa keringetan.
Nama dia muncul di sidang suap Bea Cukai, besoknya pasti ada press conference 😂
Rabu, 10 Juni 2026. Satu hari. Dua pernyataan dari gubernur yang sama.
Pertamax baru naik hampir Rp4.000 per liter.
Pramono Anung keluar dengan solusi:
"Dengan kenaikan BBM ini, peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar."
Di hari yang sama, Pramono juga mengonfirmasi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan segera disesuaikan ,dari Rp3.500 ke kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000.
Tiga sampai empat kali lipat.
Jadi jalan keluarnya dari BBM mahal adalah naik Transjakarta. Dan Transjakartanya sendiri sedang akan naik tiga kali lipat.
Pertamax naik → pindah ke Transjakarta. Transjakarta naik → pindah ke mana?
Ini bukan soal salah satu kebijakan.
Ini soal pola yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Rupiah melemah → biaya impor naik → BBM naik → biaya hidup naik → subsidi tertekan → tarif transportasi umum naik.
Setiap domino jatuh ke rakyat.
Tarif Rp3.500 itu bertahan lebih dari 20 tahun , bukan karena pemerintah lupa menaikkan, tapi karena itu satu-satunya hal yang masih bisa dijangkau jutaan orang yang tiap hari menggantungkan mobilitas hidupnya pada angkutan umum.
Alasan pemerintah menaikkannya sekarang: subsidinya terlalu besar.
Pertanyaannya bukan apakah subsidi perlu diefisiensikan.
Pertanyaannya adalah: di negara yang APBN-nya 3.800 triliun, yang program prioritasnya saja terbukti bocor di mana-mana, kenapa yang pertama dipangkas selalu yang dipakai rakyat , bukan yang dinikmati kekuasaan?
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Indonesia punya 56 juta "pengusaha."
Malaysia cuma 3 juta.
Kedengarannya bangga. Padahal itu alarm.
Malaysia 75% pekerjanya formal, bergaji, terserap sistem.
Indonesia? 38%.
Sisanya jadi "pedagang" bukan karena mau, tapi karena nggak ada pilihan lain.
Bukan wirausaha. Survival mode.
Selisih itu bukan bukti kita lebih entrepreneur.
Itu bukti sistem kerja kita gagal nyerap orang.
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.