๐จ SATWA ENDEMIK KALIMANTAN YANG TERANCAM PUNAH
Satwa Endemik Kalimantan yang Populasinya Sangat Terancam Punah Gajah Kalimantan (Borneo / Bornean Elephant) Gajah Kalimantan secara genetik berbeda dari gajah Asia di daratan utama. Populasinya diperkirakan kurang dari 1.500 ekor, dengan jumlah reproduksi dewasa sekitar 400 ekor. Habitat mereka terus menyusut karena deforestasi, ekspansi perkebunan sawit, tambang, dan konflik manusia โ sekitar 60โฏ% habitat hilang dalam 40 tahun terakhir. Orangutan Kalimantan (Orangutan Borneo / Bornean Orangutan) Dulunya tersebar luas di Kalimantan, kini populasinya menurun drastis. Sekitar lebih dari 50% habitat hilang dalam 20 tahun terakhir dan populasi mengalami penurunan tajam selama 60 tahun terakhir. Ada tiga subspesies: Northwest Borneo ~3.000 ekor, Northeast ~16.000 (termasuk di Kalimantan Timur) dan Central ~35.000 ekor. Badak Kalimantan (Bornean Rhino / Bornean Rhinoceros, Dicerorhinus sumatrensis harrisoni) Badak Kalimantan berada di ambang kepunahanโhanya 2 individu yang dipastikan tersisa: Pari (masih di alam liar) dan Pahu (sudah dalam pusat konservasi). Untuk menyelamatkan spesiesnya, pemerintah merencanakan relokasi Pari ke kawasan konservasi yang lebih aman. Pesut Mahakam (Dolphin Air Tawar Mahakam / Irrawaddy Dolphin di Sungai Mahakam, Orcaella brevirostris) Pesut Mahakam adalah satu-satunya lumba-lumba air tawar di sungai Kalimantan. Statusnya Sangat Terancam Punah / Kritikal. Populasinya diperkirakan sekitar 60โ70 ekor di alam liar menurut survei terkini. Ancaman utama termasuk terjerat jaring nelayan (โโฏ66% angka kematian), benturan kapal, polusi, dan gangguan habitat. Ajakan ๏ฟฝ๏ฟฝ๏ฟฝ Mari kita bersama lindungi warisan alam Kalimantan! Dukung organisasi konservasi lokal & internasional Promosikan penggunaan alternatif terhadap produk yang merusak habitat (misalnya sawit berkelanjutan) Edukasikan masyarakat di sekitar habitat satwa Tekankan pentingnya koridor satwa dan perlindungan kawasan inti Sumber Utama IUCN / WWF / Natural History Museum: data Gajah Kalimantan WWF & laporan konservasi: data Orangutan ANTARA News: pernyataan relokasi badak ANTARA & KLH: data Pesut Mahakam Yayasan RASI: survei jangka panjang Pesut