baca berita Jampidsus yang kudunya orang paling depan ngelawan korupsi malah ketangkep korupsi is truly the peak of absurdity in our country 😭
kekayaan yang disita LIMA RATUS EMPAT PULUH SATU MILIAR RUPIAH!
di sudut kota yang sama ada kepala keluarga yang tiap harinya cuman bisa bawa uang 70rb untuk keluarganya 😔
Bro, we're really doomed 😭
✅ RESMI : FIFA telah menolak banding kartu kuning Michael Olise di laga vs Paraguay kemarin. ❌
Jika Olise mendapat kartu kuning di laga vs Maroko, ia bakal absen di laga semifinal (jika lolos).
Mei 2024: Densus 88 dikuntit balik di kafe Cipete → personel Polri "diamankan" TNI.
Agustus 2025: Polda coba geledah rumah Jampidsus → diblokir TNI, gagal.
Juli 2026: Polda geledah kafe linked ke Jampidsus → rumah langsung dikepung TNI bersenjata laras panjang.
Tiga kali berulang. Satu pola.
Namanya kalau bukan pola perlindungan, apa?
Polda Metro bilang:
"Siapapun yang halangi penyidikan bisa dijerat Pasal 21 UU Tipikor."
Di saat yang sama, puluhan TNI bersenjata laras panjang mengepung rumah target penyidikan,dan jalan di depannya diportal.
Pasal 21 UU Tipikor itu berlaku buat siapa saja,kecuali kalau lo pake seragam loreng?
TNI bantah datangi polda metro:
- hanya patroli biasa
- bantah narasi prajurit "menyerbu" polda metro
- terkait saksi yang diamankan
- disebut narasi provokatif, tidak benar
- bawa senjata hanya untuk berjaga jaga
buat yang belum tau apa itu jampidsus yang lagi rame:
- jampidsus = jaksa agung muda bidang tindak pidana khusus
- disebut khusus karena kasusnya beda dari kejahatan sehari-hari
- gaji mereka Rp23.000.000 hingga Rp35.000.000 per bulan (diluar dll)
- kasus mereka kakap semua
- skala besar & rumit (uang negara, korporasi)
- sering libatkan pejabat/pihak berpengaruh
- bertanggung jawab langsung ke jaksa agung
- tangani kasus khusus: korupsi, ham berat, terorisme, narkoba, pencucian uang
- Jampidsus setara dengan Polri Kabareskrim
- mirip Irjen Pol/bintang dua di kepolisian
WC 26 inipun sulit ditebak, dari awal ngobrol sama temen (Sesama suka bola) kaya kita gatau mana pool prioritas juara selain FRA. ARG secara kolektif bagus, dan keliatan di match ini (terlepas kontroversi wasit yg goblok)
Secara kualitas tim sebenernya tidak terlalu istimewa, namun faktor Messi bikin spesial, faktor Scaloni yg bisa bikin tim ini juga punya semangat juang jadi pembeda.
Lainnya tidak ada yg terlalu hebat dalam ARG ini
Elu tau gak kenapa Riza Chalid yang korupsi TPPU minyak mentah Pertamina Juli 2025 kemarin sulit ditangkep? Sini-sini wkwk 😹
Publik selama ini nganggep kasus Timah (Rp300 triliun) itu yang paling gede. Tapi ternyata kasus tata kelola minyak mentah Pertamina (2018-2023) yang lagi diusut Febrie nilainya Rp285 triliun anjir hampir nyamain Timah. Dan ini baru kasus resmi, belum termasuk yang masih berkembang 😳
Kasus inilah yang ngelibatin Mohammad Riza Chalid, yang menurut laporan selama lebih dari satu dekade kerap disebut dalam pusaran tata kelola energi nasional tapi nyaris tak pernah tersentuh hukum. Sekarang dia jadi tersangka dan buron, dikejar sampai lewat Interpol.
Nahh Febrie itu Jampidsus-nya, alias pimpinan penyidik yang justru mengejar Riza Chalid. Riza itu tersangka di kasusnya Febrie, bukan kenalan atau rekan Febrie.
Febrie sendiri ngaku ke DPR bahwa penyidikan kasus ini susah banget karena banyak transaksi dan aset tersangka ada di luar negeri, sampai ada belasan saksi yang nolak diperiksa di Indonesia dan minta diperiksa di sana kebayang gak, level pengaruh orang-orang yang terlibat sampai bisa milih mau diperiksa di negara mana 🤯
Ini kasus mafia migas yang jejaknya ditarik balik sampai era Petral (dibubarkan 2015 di era Jokowi lewat Sudirman Said), tapi baru sekarang, di 2026, tersangkanya beneran ditetapkan.
Artinya ada kekuatan/aktor yang selama satu dekade lebih berhasil aman dari jerat hukum baru sekarang mulai kebongkar. Nahh siapa tuh?
Soalnya makin Febrie ngoyo ngejar orang sebesar Riza Chalid (yang jaringannya udah 10+ tahun aman), makin besar juga kemungkinan tekanan balik yang dia terima dari lingkaran kekuasaan Riza.
Kombinasi dari semua ini (Pertamina, Timah, penggeledahan kafe Febrie kemarin) seolah ada sebuah tanda. Makin dalam Kejagung gali sektor energi & tambang, makin gede juga tekanan politik yang muncul balik ke institusi itu sendiri.
Jaksa minta tentara ngamanin rumah.
Soalnya rumahnya mau digeledah polisi.
Polisi mau geledah karena jaksanya diduga cuci duit.
Cuci duit lewat kafe yang dia punya.
Buat bersihin duit hasil korupsi batu bara.
Korupsi batu bara bikin PLN susah dapet supply.
Akhirnya pemadaman bergilir senegara.
Kalau jaksa ketangkep, polisi harus nyerahin kasusnya ke kejaksaan.
Siapa yang bakal nuntut Jaksa kalau Jaksanya yang ngelakuin korupsi?
Ini udah kaya plot film action drama gak sih guys?
Pierluigi Collina, widely considered the greatest referee in football history, comments on the disallowed Egypt goal by VAR:
"I assure you that if it had been Argentina's goal, it would have stood.
▪️If this had happened in the English Premier League, La Liga, or Serie A, it would have stood even after a VAR review.
▪️This tournament has recently seen many inconsistencies! VAR and the referee should have consulted them; there were two clear penalties for Egypt before Argentina's third goal!
▪️The correct score is 3-2 for Egypt, not the other way around.
▪️The referee of the Egypt-Argentina match should be ashamed of himself."
Kurang BGST apa negara ini:
Warga Aceh patungan 1 Milyar untuk bikin jembatan yang harusnya dikerjakan pemerintah
Lebih anjing lagi Menteri PU hadir bak pahlawan mau ngecek konstruksi jembatan dengan alasan keselamatan
REJIM WOWOK BIADABBBB