@earthcurated Kopi mengingatkan kita bahwa hal-hal terbaik dalam hidup seringkali sederhana dan Penikmat kopi sejati tahu bahwa pahit adalah kenikmatan tersendiri.
Tragedi Alfin Maksalmina, Lapor Penipuan mobil ke Polisi militer 3 Hari Kemudian Hilang, Ditemukan T3was Terkubur di Cikeas
Sebuah kisah tragis dan penuh teka-teki mengakhiri hidup Alfin Maksalmina Windian (28). Pria asal Cibubur, Jakarta Timur ini dilaporkan hilang sejak 11 maret 2026. Dua pekan kemudian tepatnya Rabu (25/3), jasadnya ditemukan dalam kondisi mengemaskan terkubur sedalam tiga meter dilahan kosong kawasan Cikeas, Bogor.
Sebelum hilang, Alfin sempat membeli mobil dari TNI. Namun surat-surat kendaraan itu diduga palsu. Alfin merasa yang ditipu pun melapokan kasus ini ke Polisi Militer. tiga hari setelah laporan itu, alfin pun menghilang, Keluarga pun panik dan akhirnya melaporkan hilangnya Alfin ke Polres jakarta Timur. Selama 14 hari keluarga dan aparat mencari keberadaannya, melibatkan tim Resmob Polda Metro Jaya,upaya membuahkan hasil. Rabu 23/3 malam jenazah alfin ditemukan disebuah lubang sedalam 3 meter diwilayah Cikeas bogor jawa Barat
@kompascom Artinya pak Kapolres robot bukan manusia, manusia bekerja dan berprilaku menggunakan pertimbangan dengan hati nuraninya, setiap manusia bisa menjadi hakim yang adil apa bila menggunakan hati nuraninya ๐ญ
@AndriAn9733@Sam_Ardi Pas masuk polisi SLTA pas udah jadi polisi baru ikut kuliah Hukum kelas khusus, tugas kuliah pake joki sampe skripsinya juga pake joki ๐ซข๐
@Heraloebss Kadang ada juga oknum guru menggunakan relasi kuasa kepada murid2nya untuk menekan, mengintimidasi, memaksakan kehendak yg melenceng dari aturan bahkan melakukan pelecehan seksual, sekarang saya ajarkan pada anak saya untuk melawan kalau menemukan oknum2 guru seperti itu
Saya harus akui, jantung saya berdetak kencang, ingatan saya kembali menyergap tajam saat melihat berita bencana di Sumatera pekan ini.
Dulu, hampir dua dekade lalu, saya ada di sana. Bukan sebagai pengacara, melainkan penerbang sipil yang dipanggil negara, berdesakan di lambung pesawat tua. Ya, pesawat TNI AU uzur.
Kami terbang gila-gilaan, hampir tidak kenal pagi, siang, atau malam. Seringkali, kami sudah harus take off dari Halim sebelum subuh. Tujuannya: Banda Aceh.
Kami bawa Hercules C-130 yang sudah sepuh itu. Pesawat itu, Bapak-Ibu sekalian, adalah potret jujur bangsa ini: tua, berisik, kurang terawat, tapi untungnya sangat andal dan pekerja keras.
Di dalam perutnya yang gelap, kami duduk di jaring samping. Telinga berdengung raungan Allison T56.
Jika Anda mau tau, bau di dalam kabin itu adalah campuran unik: solar, minyak mesin yang bocor halus, keringat relawan yang tidak mandi tiga hari, dan aroma timpahan mi instan basi.
Intensitasnya? Luar biasa. Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) mendadak menjadi terminal paling sibuk di dunia. Ada Hercules TNI, ada C-17 Amerika, ada Ilyushin dari Rusia, semua berebut slot. Air Traffic Controller (ATC) kita seperti pesulap. Semua ingin cepat, semua jadi pahlawan tanpa berharap bintang.
Ironinya adalah pada sistem logistik kita.
Di satu sisi, kita punya Hercules TNI yang bertempur mati-matian, mengangkut puluhan ton barang. Di sisi lain, muncul pahlawan yang datang dari sektor yang paling tidak kita duga: Maskapai Sipil.
Ya, maskapai-maskapai besar seperti Lion Air dan Batavia Air ikut menyumbangkan free lift dari Jakarta. Mereka menggunakan pesawat komersial, kursi dilepas, diisi karung beras. Mereka bergerak karena kemanusiaan, mendahului banyak surat izin dan nota dinas yang mungkin masih diketik di kantor-kantor pusat.
Dan pahlawan sejati di udara adalah Susi Air. @susipudjiastuti Saat pesawat-pesawat besar TNI dan asing fokus ke Banda Aceh, Meulaboh dan Simeulue masih jadi titik buta. Landasan hancur, Susi dengan dua pesawat kecil Cessna Caravan-nya mengangkut obat-obatan dan susu bayi. Susi dan crew pilot asingnya terbang nekat, masuk ke landasan perintis. Mereka adalah antitesis dari birokrasi yang kaku. Contoh nyata bagaimana rule of law itu sejenak harus tunduk pada rule of need. Kebutuhan lebih dulu, baru administrasi.
Saya ingat, interaksi kami dengan crew Susi itu terasa sangat kontras. Di dekat Hercules yang penuh serdadu, mereka berdiri di samping Caravan kecil, mengenakan kaos, mengangkut sendiri kardus-kardus tanpa forklift mewah. Salah satu pilot asingnya pernah menyindir, "Saya pikir tugas saya hanya lobster, ternyata saya juga delivery harapan kemanusiaan." Tawa kami pecah. Tawa terdengar pahit tapi kejujurannya nyata hanya berharap pahala.
Saat ini, kita kembali menghadapi bencana di Sumatera. Apa yang berubah? Infrastruktur mungkin lebih baik. Teknologi komunikasi pasti lebih canggih. Namun, saya khawatir, jiwa gotong royong yang non-bureaucratic itu justru semakin menipis. yang jelas saya tidak dipanggil lagi menerbangkan pesawat, mungkin pilotnya sudah banyak. Mungkin juga karena memang tak ada landasan yang bisa didaratin fix wing. Mungkin juga kita makin terbiasa menunggu instruksi pusat, menunggu dana cair, menunggu SOP selesai dicetak.
Padahal, semangat yang dibutuhkan saat bencana adalah semangat Susi Air: bergerak cepat, tidak bertanya izin, dan langsung menuju titik yang paling terluka. Semangat yang harusnya diwarisi oleh setiap aparatur sipil dan militer.
Sudah saatnya kita belajar dari Hercules tua dan Cessna kecil.
Aset terbaik bangsa ini bukanlah pesawat baru atau regulasi yang tebal, melainkan keberanian mengambil risiko dan keikhlasan untuk bergerak tanpa menunggu tepuk tangan.
Jika tidak, setiap bencana hanya akan jadi pengulangan tragedi birokrasi yang mematikan.
#ethadisaputra #majalahforumkeadilan #tsunamiaceh #operasikemanusiaan #hercules #susiair #dahlaniskan #hukumdanlogistik #militersipil #bencanaindonesia
@ismailfahmi Mending para pengusaha dr ormas aja yg kasih IUP tambang, biar pada setor ke ormas induk ๐คฃ kalau disikat pengusaha tambangnya ormas bisa cuci kaki,main aman ๐ซข yg keren itu dikasih IUP dikelola dgn tanggung jwb kpd masyarakat& lingkungan, agar umat sejahtera minimal Avanza ๐ซข๐
Sebagai bentuk transparansi kepada publik, TNI menyampaikan klarifikasi terkait viralnya video penyaluran bantuan kemanusiaan. Seluruh proses distribusi bantuan dilaksanakan sesuai prosedur, diawasi secara ketat, dan berorientasi pada percepatan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.
TNI akan terus menjalankan tugas kemanusiaan dengan profesional, bertanggung jawab, dan berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat.
#tniprima
#tnirakyat
#indonesiamaju
#tnisiagabencana
@MasBRO_back Tampan dan pemberani! Aset Negara utk sekedar parkir aja di komersilkan kepada pihak ketiga dan uangnya entah kemana? Skedar masuk mau prpanjang surat kendaraan bayar parkir,diloket berkas kurang ini itu,ujung2nya menawarkan bantuan ๐คฃ sakit hati saya jadi Warga negara zimbabwe
@DivHumas_Polri Kenapa harus ada kata Gratisnya Min ? tugas pelayanan harusnya mengedepankan keikhlasan, tapi kalau ada yang kasih ya terima kasih, barang kali yang lain mau menambahkan pengalamanya silahkan di lanjut ........