Sebuah langkah balik yg tepat, juga contoh nyata sikap tidak membiarkan setiap usaha penyimpangan demokrasi berlalu begitu saja tanpa ditangkal. Semoga bisa jadi kesadaran bagi semua. Hormat utk bu dosen!
This is Houla, South Lebanon — before and after Israel’s genocide.
An ancient village that stood for more than 2,000 years.
Israel wiped it off the map.
A war crime. A crime against history.
Yes, those photos you’ve seen are real.
More than 18 years ago, a baby named Lamine Yamal and his mom Sheila met Lionel Messi at a UNICEF fundraising photoshoot.
Today, their achievements on the pitch inspire millions. Off the pitch, both Messi and Lamine Yamal use their voices and platforms as UNICEF Goodwill Ambassadors to support and advocate for children around the world.
The goal? That every child survives, thrives, and fulfils their potential.
We are proud to have them on our team.
Credit: Joan Monfort
Hotman Paris meluapkan kekesalannya melalui media sosial terkait simpang siurnya status hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Ia menyatakan kebingungannya atas perubahan status tersebut dan melontarkan kritik keras.
“Belum ada status tersangka tapi disita uang emas, jadi tersangka, berubah jadi saksi, berubah lagi jadi tersangka. Pusingggggg!
Tutup aja Fakultas Hukum: gak guna belajar Kuhap.”
Kata Hotman melalui akun media pribadinya, Kamis, (16/7/26).
Sumber: ig/@hotmanparisofficial
Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan twit tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya.
Saya sedang draft somasi dan akan kirim balik sebagai jawaban 🙏
Ada jurnalis senior yang nge-share video betapa murahnya harga bensin di Iran, sekalipun negaranya lagi diembargo dan dilanda perang.
Lalu ada satu akun party pooper yg berkomentar dengan nada bitter. Sebab kepo, kami cek followingnya. Dan, VOILAA!
Lagi-lagi, 'oalah' moment 🙂
jahat banget sumpah di bogor ada waria disiram air k*ncing
gue nemu di IG ada akun yg posting video mereka lagi "memburu" waria-waria yg lagi mangkal. dikejar, ditendangin, trs disiram air k*ncing. terus di kolom komentarnya banyak yg dukung aksi ini.
menurut gue LGBT itu pilihan masing2 orang aja. bisa bener, bisa juga salah tergantung perspektif masing2. tapi bukan berarti harus dimusuhin. gue straight dan gue berteman dengan banyak gay, queer atau apapun itu lah.
apapun orientasi seksualnya kan mereka tetep manusia gitu loh. apalagi kalo waria mangkal kan buat nyari duit. banyak yg terpaksa juga ada diposisi itu karena faktor ekonomi.
Piala Dunia di Gaza malam ini...
Pemboman brutal oleh Israel menghancurkan puluhan tenda. Lidah api melahap habis area pengungsian hingga rata dengan tanah, membuat puluhan keluarga kehilangan tempat bernaung dan terpaksa tidur di jalanan.
Menurut ustadz ini beras baru datang di Jawa pada akhir abad 13, saat kehancuran Majapahit (Majapahit runtuh pada abad 16).
Dibawa oleh para wali dari lembah sungai Nile, Mesir. (Tidak ada bukti empiris wali dari Mesir datang ke Jawa)
Dari sini bisa disimpulkan apa penyebab kemunduran bangsa Jawa. Dari bangsa penakluk, yang suka berperang menjadi bangsa lembek, bodoh dan fanatik.
Abad 16 sampai abad 20 adalah humiliation centuries bagi bangsa Jawa.
Gitasav dan Paul ngomongin kejadian waktu itu nihhh di Podcast Raditya Dika.
Asumsi aku sih ini ngomongin childfree yang sempet rame. Karena aku juga ngikutin dulu 😁
Setiap orang punya pandangan yang berbeda childfree dan di podcast ini juga ternyata itu juga bahan diskusi lohh
Gitasav juga bilang its ok kok kalo beda pendapat tapi jangan sampe nyerang personal.
Ya emang sih childfree tidak sama dengan nilai yang ada di Indonesia kemarin...
Tapi kalo sekarang?
Udah pada kepikiran childfree gak sih in this economy? 🥶
Hayoo siapa yang dulu pernah kontra sama childfree trus sekarang malah kepikiran? 😁
Apapun keputusan kamu semua perlu dihargai ya 🥰