Gue dulu sepolos itu.
Baru lulus, langsung dapet tawaran kerja di perusahaan yang keliatan green flag banget.
Proses rekrutmen cepet, bosnya ramah, timnya asik, janji “kita keluarga di sini”. Gue excited banget sampe gak berpikir dua kali pas mereka bilang “PKWT aja dulu ya, nanti kita lihat performa”.
Disini gue mau ceritain diri gue, berantem sama HRD
Perang di Jalur Gaza telah mencapai level kengerian yang sulit dinalar akal sehat.
Sekitar 2.842 warga Palestina dilaporkan menghilang tanpa jejak. Mereka tidak hanya tewas, namun menguap akibat penggunaan senjata bersuhu sangat tinggi oleh militer Isr*el.
NEWS 🇸🇩
Perang di Jalur #Gaza telah mencapai level kengerian !!
Sekitar 2.842 warga Palestina dilaporkan menghilang tanpa jejak.
Mereka tidak hanya tewas, namun secara harfiah 'menguap' akibat penggunaan senjata bersuhu sangat tinggi oleh militer Israel.
Pada 25 Des 2025, adik saya buka dagangan/jualan seperti biasa di gerbang belakang perumahan cipinang indah, deket jembatan BKT jakarta timur. Saya seperti biasa drop adik2 saya jualan dilokasi diatas, setelah saya selesai buka, saya seperti biasa pulang dan hanya 2 adik saya yg jaga jualan.
Sekitar 3 km saya meninggalkan lokasi jualan, adik saya vc sudah dalam keadaan hidung berdarah. Tanpa pkir panjang saya putar balik menuju tkp.
Berdasarkan keterangan adik saya (korban), mereka sedang duduk menunggu dagangannya, tiba2 2 org pria menghampiri mengaku pemegang wilayah (preman), kemudian meminta uang jatah sebesar 20.000 rupiah, dan adik saya menolak karna kondisi bru buka belum ada uang.. Adik2 saya berjualan di lokasi tsb tida pernah seharian full, hanya dari 06.00 pagi s/d jam 10.00 atau jam 11.00 siang mereka sudah tutup jualan. Tapi ke 2 preman tsb memintain jatah disana ratakan seperti org2 lain yg jualan seharian full.
Adik saya menolak memberi uang full, atau hanya ingin membayar setengah dari yg diminta (10.000) preman2 tsb menolak dan melempar plastik teh yg diminumnya ke wajah adik saya, adik saya tidak Terima, terjadilah pengeroyokan thd adik2 saya, sehingga salah satu adik saya mengalami luka dihitung dan berdarah, bahkan salah salah satu dari premen tsb (pria tua ubanan) mencabut pisaunya dan mencoba menusuk adik saya yg sudah berlumur darah hidungnya, beruntungnya adik saya dapat menangkis pisau tsb, alhasil tangan adik saya bengkak, dan ada bukti visum serta rontgen tangannya.
Dihari yg sama saya sebagai abang, tidak ingin kasus ini berhenti disitu karna perlakuan 2 preman tsb sangat membahayakan ke 2 adik saya, maka -+pukul 08.00 saya menuju polsek terdekat (polsek duren sawit Jaktim) melaporkan peristiwa tsb, kemudian melakukan visum ke RS terdekat (RS HARUM). Saya melakukan sesuai ketentuan hukum, tanpa melakukan hal2 yg diluar hukum.
Akan tetapi sejak tgl 25 des 2025 sampai hari ini saya posting berita ini tgl 30 des 2025, tidak ada tindak lanjut mengenai laporan yg sudah saya buat secara lengkap di polsek terkait.
"Iya saya memang melindas manusia sampe mati dan saya sudah minta maaf, kan??!! Tapi saya sangat tersinggung dikata-katain, jadi Laras harus dipenjara setahun karena itu"
"Hapus, hapus sekarang!"
"(saya) dari pers"
"Walaupun dari pers"
Jangan lagi mau ditipu jargon "TNI kuat bersama rakyat"
TNI gak berdiri di pihak rakyat
Mereka aparatus kekerasan negara yang dikerahkan buat memberangus kebebasan pers