Aku belajar berdamai dengan beberapa kegagalan. Belajar menerima beberapa keterlambatan. Hidup bukan perlombaan. Tidak mencari siapa yang paling duluan. Biar kunikmati alir dalam alur perjalananku. Semoga aku memiliki hati yang luas. Semoga sabar melekati diriku yang terbatas.
Finally... Konfirmasi langsung dari Seon Ho. Jujur patah hati bgt 💔😢
Gimana nasib karirnya setelah ini? Padahal lagi happy bgt waktu tau banyak project drama yg akan dia mainkan after homcha 😣
2 tipe orang:
- yang kalo abis marah langsung puas
- yang kalo abis marah langsung nyesel sendiri, terus dalem hati bilang “ngapain ya tadi marah2”
kalian yang mana?
Perasaan itu hanya sementara, kadang kecewa lalu berganti jadi bahagia. Kadang berlinang air mata dan tak lama dibasuh canda tawa . Mereka berubah, sebagaimana kamu ingin membawanya. Layaknya oleh-oleh, jgn pilih yg susah dibawa, yg simple2 aja asal diingat sudah bikin bahagia.
Ada masalah, dipendam. Ada beban, dipendam. Ada konflik, dipendam. Ada hal yang ga adil, dipendam. Ada kesedihan, dipendam. Ada kekecewaan, dipendam.
Itu hati apa tanah di kebon? Kok semua dipendam?
Sel tubuh menyimpan memori.
Bukan hanya memori yg kita alami sejak kecil, tapi juga yg dialami orang tua, kakek nenek, leluhur. Ini bisa jadi penyebab kesulitan dlm hidup.
Salah satu upaya mengurainya: Sadari senang-sedih tak ada yg selamanya. Semua berlalu, hanya sementara.
Kapan nikah? Kok belum punya anak? Kenapa patah hati lagi? Dan setumpuk pertanyaan serupa.
Sering bertanya ini ke diri sendiri? Yuk belajar tentang ini.
Sebuah thread yang saya tulis pelan-pelan.
Cepat marah atau sumbu pendek gak melulu baperan, emang ada masanya aja manusia punya rasa itu. Kadang bisa nahan marah untuk hal cukup serius. Kadang bisa juga meledak untuk hal yang cukup sepele. Masih tetap manusiawi kan?