Empat belas tahun lalu, film dokumenter Alkinemokiye juga pernah mengalami pelarangan pemutaran.
Film Alkinemokiye selengkapnya dapat disaksikan di kanal YouTube Watchdoc Documentary.
https://t.co/rJTzpSeMpT
Film ini mendokumentasikan perjuangan sekitar 8.000 buruh Freeport dalam menuntut kenaikan upah, dalam aksi yang disebut sebagai salah satu pemogokan terbesar dan terpanjang sejak perusahaan tambang itu mulai beroperasi di Indonesia pada 1967.
Meski layar utama dimatikan, penonton tetap menyaksikan film melalui telepon genggam mereka masing-masing. Diskusi tetap berlangsung setelah pemutaran.
#Alkinemokiye #PestaBabi #PapuaBukanTanahKosong
Pada 13 Mei 1998, kerusuhan sistematis meluas secara kompak dan terjadwal dari sejumlah titik yang disebar merata di Jabodetabek.
Padahal, para pendemo lagi sembunyi di kampus karena takut sniper pasca Trisakti.
Terus, siapa yang rusuh di luar sana?
Aparat hilang tiga hari.
Jakarta sepi dari tentara. Tentara pasukan Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus yang harusnya ada di Jakarta kompak hilang selama tiga hari berturut-turut. Bos-bos mereka yaitu Pangkostrad, Pangdam Jaya, dan Pangkopassus juga tidak ada di Jakarta.
Akibat kekosongan ini, tidak ada yang melindungi warga ketika gerombolan preman berjumlah besar merongrong masuk ke rumah warga di kampung, sadis memukuli ibu-ibu penghuni rumahnya dengan benda tumpul sampai rusak, membunuhnya, memerkosanya, mencuri sofa dan TV dan lemarinya, membakar rumahnya, lalu pindah ke rumah berikutnya.
Perempuan random dalam jumlah ratusan diseret keluar oleh gerombolan preman buas dan diperkosa beramai-ramai di jalanan. Orang yang mencoba melindungi mereka dipukuli dan dibunuh massa preman.
Pemerkosaan massal, pencurian, pembunuhan, pembakaran, penyiksaan, teror, dan pembantaian sadis berdarah melanda setiap daerah Jakarta dengan merata, rapi, teratur, dan berjadwal.
Ada salah satu preman perusuh yang ditanya asalnya dari mana. Dia menjawab: Tasikmalaya.
Ternyata, ada pihak yang mengumpulkan dan mengangkut segerombolan besar preman jalanan sepertinya dari Tasikmalaya ke Jakarta dengan truk. Setelah diturunkan di lokasi kerusuhan, ia disuruh membakar gedung, memerkosa, mencuri, dan merampok rumah dan toko penduduk Jakarta.
Laporan yang lain seperti dari AsiaWeek menemukan gerombolan preman, maling, bandit, dan penyamun dari daerah yang lain. Ada yang dari Lampung. Ada yang dari Timor Timur, dikumpulkan dan dibawa dengan pesawat kargo ke Jakarta sebelum kerusuhan.
Preman-preman yang ini juga dibawa pakai truk ke lokasi pemerkosaan dan pembantaian massal manusia di tengah kota Jakarta, dan menerima instruksi dari walkie talkie. Ini baru dua laporan saja.
Begitu juga kalau ada yg bakar polsek dan koramil, itu pasti sekedar kenakalan remaja yg ingin menjadi individu yg unik, gak ada niat meruntuhkan negara dan kapitalisma
Kericuhan pada saat pameran bursa kerja yang digelar Pemkab Bekasi di Presiden University Hall, Jababeka Cikarang Utara.
Pelamar terlihat baku hantam akibat membludaknya pelamar saat kegiatan tersebut.
Via @radiodakta
sebarkan ke teman, kerabat dan siapapun relasi kalian.. kali ini aparat main fisik, gue bisa bersaksi di pengadilan sebagai saksi mata dan bukti video ini adalah benar tanpa rekayasa, diambil dari device saya sendiri!!