Duhai Allah… Setiap satu Rupiah dari pajak dan atau penerimaan negara lain yg kami bayarkan kemudian dikorupsi/disalahgunakan oleh siapa pun pelayan masyarakat dan atau penggunanya, jadikan ia musibah yg pedih yg dapat menyadarkan diri mereka dan keluarganya. Serta pemberat serta memperlama mereka mendapatkan azab yg pedih di neraka…
Yang dikorupsi bukan proyek mewah atau barang mewah, melainkan pakan satwa. Dampaknya bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi tubuh yang kurus, hewan yang sakit, dan nyawa yang hilang. Mirisnya, korbannya bahkan tidak bisa meminta keadilan.
KONDISI HEWAN DI KEBUN BINATANG SURABAYA YANG DIKORUPSI 10,2 MILIAR :((
dirut brengsek, jadi manusia rakus bgt, hak hewan yang ngga salah apa apa aja diambil.
hewan dieksploitasi aja udah gila bgt ini lagi segala gala haknya diambil buat dikorupsi.
may he rot in hell.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
“Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara. Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di inggris. Tidak ada satu pun negara di dunia yg program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan. Dari semua program perlindungan sosial di seluruh dunia, MBG adalah program terbesar dari segi anggaran, inefisiensi dan potensi korupsinya, di seluruh dunia.”
Video ini adalah paparan paling clear soal kekacauan tata kelola embege. Kalo ada yg nanya “emang apa salahnya sih embege?”, cukup suruh nonton video ini.
terharu banget liat video ini huhu 😭
waktu hotel ini mau dibangun, pengelolanya menemukan kalo lokasi tersebut ternyata udah lama jadi jalur kawanan gajah menuju pohon mangga liar.
akhirnya, jalur itu tetap dipertahankan.
jadi, kalo kita nginep di sini pas musim mangga, tamu diminta memberi jalan sambil menikmati momen langka ini dari jarak aman.
bahkan lobi hotel sengaja dibuat terbuka supaya gajah bisa melintas lewat resepsionis menuju pohon mangga favorit mereka 🥹❤️
Jurnal Biological Psychology (Steptoe et al., 2004):
→ Perempuan dengan beban mental domestik tinggi memiliki kortisol siang hari 20–30% lebih tinggi dari rata-rata
Artinya:
Istri gue makan bersih. Olahraga rutin.
Tapi tubuhnya hidup dalam mode darurat 24 jam.
Dan itu, lebih merusak daripada gorengan.
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Kalau Anies yang jadi Presiden, tentu akan ada situasi pelik, tapi situasinya berbeda dengan sekarang.
.
Contoh:
1. Di visi misi AMIN, ada juga bagi makan bergizi untuk anak-anak, tapi tidak dilakukan tanpa perhitungan. Dimulai dari daerah yang membutuhkan (misal 3 T atau pedesaan). Pelaksanaannya kolaboratif dengan ortu murid atau kantin sekolah. Sudah pasti tidak akan mencekek fiskal.
.
2. Koperasi? Ada juga. Namun tentu bukan pengadaan barang dan jasa seperti hari ini. Koperasi-koperasi yang ada di upgrade agar bisa lebih efektif. Misalnya koperasi petani, diupgrade dengan sistem contract farming. Koperasi berdasarkan kemampuan unggulnya masing-masing desa.
.
3. Cara handle demonstrasi sudah pasti lebih baik. Tidak represif dan mendengarkan dengan baik.
.
Jadi kalau Anies jadi presiden, masalah yang ada sekarang, sudah pasti tidak ada, tapi masalah lain pasti ada. cara handlenya pasti lebih demokratis dan lebih mendengarkan. Apakah cepat selesai? Ya belum tentu.
GO INTERNATIONAL...
Seekor satwa liar dengan tubuh kecil mencoba menghadang mesin raksasa demi mempertahankan rumahnya sendiri.
Bagi orangutan hutan adalah rumah, tempat mencari makan, tempat bermain, sekaligus satu-satunya ruang hidup yang mereka miliki sejak lahir.
Pohon sebesar itu udh bisa jadi habitat puluhan spesies. Selain, kuskus, bisa ada burung, serangga, anggrek, pakis, reptil kecil, liana, lumut, dll. Blm lagi ada yg endangered statusnya.
Ini aja baru 1 pohon! Misalnya 2,5 juta ha hutan yg dibabat gimana?? Tau deh, pikir sendiri
16.000 AYAM MATI KARENA LISTRIK PLN PADAM,
SECARA UU BISA DITUNTUT !!!
Foto yang menyertai postingan itu lebih menyayat hati dari kata-kata manapun:
ribuan ayam broiler putih memenuhi lantai kandang, padat, siap panen dan kini terancam mati karena pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan.
BERAPA KERUGIANNYA? MARI HITUNG DENGAN JUJUR
16.000 ekor ayam broiler "siap panen" adalah frasa yang memiliki nilai ekonomi yang sangat konkret. Ayam yang sudah siap panen berarti sudah melewati masa pemeliharaan 28–35 hari, sudah memakan pakan senilai ratusan juta rupiah, dan tinggal selangkah lagi dari keuntungan.
Dari sisi biaya produksi, harga DOC (Day Old Chick) atau anak ayam 1 hari berkisar Rp 7.000–9.000 per ekor. Untuk 16.000 ekor:
sekitar Rp 112–144 juta hanya untuk bibit. Biaya pakan selama 4–5 minggu untuk ayam siap panen sekitar Rp 25.000–30.000 per ekor, total sekitar Rp 400–480 juta. Biaya operasional lain seperti vaksin, listrik, tenaga kerja, dan obat-obatan sekitar Rp 50–80 juta.
Total biaya produksi yang sudah dikeluarkan: sekitar Rp 560–700 juta.
Dari sisi nilai jual, harga ayam hidup siap panen berkisar Rp 22.000–28.000 per kg, dengan berat rata-rata ayam broiler siap panen sekitar 1,8–2 kg per ekor.
Nilai jual 16.000 ekor: sekitar Rp 633 juta hingga Rp 896 juta.
Potensi keuntungan yang hilang ditambah modal yang terancam hangus: total kerugian bisa mencapai Rp 600–900 juta dalam satu siklus ini saja.
Dan ini baru satu peternak, di satu lokasi, di Aek Nabara, Labuhan Batu. Berapa banyak peternak lain yang mengalami hal serupa di enam provinsi yang terdampak blackout Sumatera malam itu?
KENAPA LISTRIK SANGAT KRITIS UNTUK PETERNAKAN AYAM?
Ini yang perlu dipahami publik: kandang ayam modern bukan sekadar gudang dengan ayam di dalamnya. Ini adalah sistem hidup yang sepenuhnya bergantung pada listrik.
Mesin overhead atau exhaust fan adalah sistem ventilasi yang menjaga sirkulasi udara di dalam kandang. Tanpa sirkulasi udara, dalam hitungan jam kandang bisa mencapai suhu 35–40 derajat Celsius. Ayam broiler sangat sensitif terhadap panas — mereka tidak berkeringat dan mengandalkan pernapasan untuk mengatur suhu tubuh. Ketika exhaust fan mati, ayam bisa mati massal akibat heat stress dalam waktu 2–4 jam.
Selain exhaust fan, sistem pemberian pakan dan minum otomatis juga bergantung listrik. Pemanas untuk anak ayam kecil pun demikian. Semua lini kehidupan di dalam kandang modern terhubung ke satu sumber: PLN.
SECARA HUKUM, BISAKAH PLN DITUNTUT?
Ini pertanyaan yang paling penting dan jawabannya lebih kompleks dari yang terlihat.
Secara hukum perdata, PLN sebagai badan usaha milik negara yang menyediakan layanan publik memang dapat dimintai pertanggungjawaban atas kerugian yang ditimbulkan akibat kelalaiannya. Dasar hukumnya ada di beberapa titik.
Pertama, UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, khususnya Pasal 29 huruf b, yang menyatakan konsumen berhak mendapat ganti rugi apabila terjadi pemadaman yang merugikan akibat kesalahan dan atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik sesuai syarat yang diatur dalam perjanjian jual beli tenaga listrik.
Kedua, Pasal 1365 KUHPerdata yang mengatur perbuatan melawan hukum siapapun yang karena perbuatannya menimbulkan kerugian pada orang lain wajib memberikan ganti rugi.
Ketiga, UU Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, yang mewajibkan pelaku usaha bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat layanan yang tidak sesuai standar.
Namun ada satu hambatan besar dalam praktiknya:
PLN selalu menyelipkan klausul force majeure atau keadaan kahar dalam perjanjian berlangganan.
Gangguan pada sistem transmisi, kerusakan peralatan akibat faktor teknis, atau kondisi di luar kendali PLN sering diklaim sebagai force majeure yang secara hukum membebaskan mereka dari kewajiban ganti rugi penuh.
Tapi force majeure tidak bisa diklaim sembarangan. Jika terbukti bahwa blackout Sumatera ini terjadi karena kelalaian manajemen