Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis sebuah pernyataan melalui media sosialnya usai massa menjarah rumahnya di Bintaro, Jakarta Selatan dan isu bahwa dirinya akan mundur dari Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo Subianto.
"Terimakasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini. Saya memahami membangun Indonesia adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, terjal, dan sering berbahaya. Para pendahulu kita, telah melalui itu. Politik adalah perjuangan bersama untuk tujuan mulia kolektif bangsa, tetap dengan etika dan moralitas yang luhur. Sebagai pejabat negara saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki terus menerus. Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia 🇮🇩 🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩 Jakarta, 31 Agustus 2025" Dikutip dari akun Instagram @smindrawati, pada Senin (1/9).
#unjukrasa #demonstrasi #penjarahan #menkeu #srimulyani #menterikeuangan #keuangan #bintaro #pondokaren #tangsel